SUKABUMITIMES.com – Setelah hampir seharian dilakukan pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu dari dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Sunset, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi didapat, korban ditemukan pada Jumat (18/1/2026) malam sekitar pukul 19.00 WIB malam tadi, diketahui bernama Alfin (28). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir Pantai Karangpapak, tepatnya di belakang Mapolsek Cisolok, dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.
Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Satu dari dua korban telah kami temukan pada malam hari di sekitar pesisir Pantai Karangpapak. Setelah dilakukan proses evakuasi, jenazah langsung kami bawa ke RSUD Palabuhanratu,” ujar Suryo.
Meski satu korban telah ditemukan, lanjut Suryo upaya pencarian masih terus dilanjutkan terhadap satu korban lainnya bernama Angga (28) yang hingga kini masih dinyatakan hilang.
“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan metode penyisiran laut menggunakan perahu karet sejauh kurang lebih 2 nautical mile (NM) dari titik kejadian, serta penyisiran darat sepanjang 2 kilometer garis pantai,” terangnya.
Dalam operasi pencarian ini, kata Suryo lagi puluhan personel SAR gabungan dikerahkan. Mereka terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cisolok, Polairud Sukabumi, P2BK BPBD Kecamatan Cisolok.
“Unsur lainnya ada dari Balawista Karanghawu, SAKA SAR, CIC Rescue, Sinergi Kemanusiaan, SARDA, serta dibantu masyarakat sekitar dan keluarga korban,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, tiga orang wisatawan dilaporkan terseret arus saat sedang bermain air di Pantai Sunset, tepatnya di belakang Villa Philita, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam insiden tersebut, satu orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua orang lainnya terbawa arus ke tengah laut hingga dinyatakan hilang.
Tim SAR Gabungan mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama saat kondisi gelombang dan arus laut sedang kuat, guna menghindari kejadian serupa. (stm)



























