62 Pejabat Pemkot Sukabumi Dilantik, Kepala BKPSDM Ungkap Rincian Promosi dan Mutasi

SUKABUMITIMES.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, mengungkapkan sebanyak 62 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi menjalani pelantikan, Senin (2/11/2026).

Pelantikan tersebut mencakup promosi, mutasi, rotasi, hingga pengangkatan pejabat fungsional. Rinciannya, 10 pejabat Eselon III, 30 pejabat Eselon IV, serta 22 pejabat fungsional.

“Totalnya 62. Ada 10 untuk Eselon III promosi mutasi, Eselon IV juga promosi mutasi ada 30. Kemudian yang pejabat fungsional ada 22,” ungkap Taufik seusai pelantikan.

Ia menegaskan, seluruh proses pengisian jabatan mengacu pada sistem manajemen talenta. Pejabat yang dilantik sebelumnya telah melalui pemetaan kompetensi dan masuk dalam daftar kandidat atau suksesor.

“Iya, pastilah. Kita pedomannya kan itu. Jadi ada mereka di kolom suksesor,” jelasnya.

Taufik juga menyampaikan bahwa Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki terus mengingatkan para pejabat agar menjaga integritas dan tidak melakukan praktik penyimpangan administrasi, termasuk membuat surat pertanggungjawaban (SP) maupun surat perintah kerja (SPK) fiktif.

“Sudah tepat yang disampaikan Pak Wali, bukan hanya pada kesempatan tadi, kepada kami juga di setiap kesempatan beliau sering menyampaikan hal tersebut. Mudah-mudahan kami dapat menjalankannya,” katanya.

Menurutnya, pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang kosong akibat pensiun, meninggal dunia, maupun perpindahan tugas. Salah satu posisi yang kini terisi adalah Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) yang sebelumnya ditinggalkan pejabat karena pensiun.

“Jadi pensiun hari kemarin, dilantik penggantinya hari ini. Itulah manajemen talenta seperti itu,” ungkapnya.

Meski demikian, Taufik menyebut masih terdapat satu jabatan kosong di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol). Sementara posisi Kepala Bidang Catatan Sipil untuk sementara diisi melalui penunjukan pelaksana tugas (Plt).

Terkait rencana evaluasi pejabat Eselon II, Taufik mengatakan proses penilaian kinerja sebenarnya sudah mulai berjalan. Namun, rapat evaluasi secara formal belum dilaksanakan.

“Sudah mulai. Berarti penilaian dari sekarang untuk evaluasi selama satu tahun kemarin ke belakang. Mungkin Pak Wali secara pribadi dulu sudah, tapi kalau diformalkan rapat belum,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan terdapat tiga pejabat Eselon II yang masa jabatannya mendekati tiga tahun dan sudah masuk dalam database BKPSDM terkait kemungkinan rotasi.

“Kemarin sempat nanya sih, siapa saja yang sudah mau. Kita kan punya database,” tuturnya.

Namun, mengenai kepastian rotasi ketiga pejabat tersebut, Taufik menegaskan keputusan sepenuhnya berada di tangan Wali Kota.

“Ya, tergantung Bapak kalau itu. Tergantung Bapak. Itu kan kebijakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *