SUKABUMITIMES.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan opsi pembelajaran jarak jauh (daring) bagi sekolah di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau.
Kebijakan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi melalui akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Minggu (6/9/2026).
“Memperhatikan makin meningkatnya sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau, maka Kepala Sekolah bisa melaksanakan sistem pembelajaran daring,” ungkap Dedi Mulyadi.
Dedi mengatakan, sebaran abu vulkanik kini telah mencapai sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor dan Sukabumi.
“Untuk wilayah yang intensitas sebaran abu vulkanik dirasa tinggi seperti Bogor dan Sukabumi, begitu juga dengan daerah lain, para kepala sekolah terhitung mulai hari Senin tanggal 7 September 2026 dapat melaksanakan pembelajaran secara daring,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan pembelajaran daring tersebut tidak bersifat mutlak dan tetap menyesuaikan kondisi di masing-masing wilayah.
“Tentu saja ini melihat situasi dan kondisi di lapangan,” pungkas Dedi. (sya)
































