SUKABUMITIMES.com — Tim futsal putra MTs Kota Sukabumi berhasil mengharumkan nama daerah setelah meraih Juara 3 dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (POSMAD) tingkat Jawa Barat yang digelar di Kota Tasikmalaya pada 22 hingga 23 Agustus 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui perjalanan panjang dan pertandingan sengit menghadapi sejumlah tim kuat dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Pelatih Futsal MTs Kota Sukabumi, Hers Ferdiansyah, mengaku bangga atas perjuangan dan kerja keras seluruh pemain.
“Alhamdulillah, tentunya kami sangat bersyukur dan bangga karena anak-anak bisa membawa pulang Juara 3. Ini merupakan hasil dari kerja keras, semangat dan perjuangan mereka selama pertandingan,” ujar Hers.
Menurutnya, tim futsal yang mewakili Kota Sukabumi dalam ajang tersebut tidak hanya berisi pemain dari MTsN Kota Sukabumi. Tim tersebut merupakan gabungan dari sejumlah Madrasah Tsanawiyah yang ada di Kota Sukabumi, meski mayoritas pemain berasal dari MTsN Kota Sukabumi.
“Tim futsal ini sebenarnya bukan hanya berasal dari MTsN Kota Sukabumi saja. Ini merupakan gabungan dari beberapa Madrasah Tsanawiyah yang ada di Kota Sukabumi, tetapi memang mayoritas pemain berasal dari MTsN Kota Sukabumi,” jelasnya.
Pada pertandingan pertama, tim futsal putra MTs Kota Sukabumi harus menghadapi Kota Depok. Pertandingan berlangsung ketat, namun tim asal Kota Mochi itu akhirnya berhasil mengamankan kemenangan dengan skor tipis 4-3.
“Di pertandingan pertama kami bertemu Kota Depok dan alhamdulillah bisa menang dengan skor 4-3. Pertandingannya cukup ketat, tetapi anak-anak bisa tetap fokus sampai akhir,” kata Hers
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Kota Cirebon. Pada laga tersebut, permainan tim MTs Kota Sukabumi semakin berkembang dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-1.
“Pada pertandingan berikutnya kami melawan Kota Cirebon dan berhasil menang 4-1. Anak-anak mulai semakin percaya diri dan bisa menjalankan permainan dengan lebih baik,” ungkapnya.
Perjalanan berlanjut ke babak delapan besar. Menghadapi Kabupaten Indramayu, tim futsal putra MTs Kota Sukabumi kembali menunjukkan permainan terbaiknya dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-2.
“Di babak delapan besar kami bertemu Kabupaten Indramayu. Alhamdulillah, kami kembali menang dengan skor 4-2 dan berhasil melaju ke babak semifinal,” tutur Hers.
Namun, langkah tim futsal putra MTs Kota Sukabumi harus terhenti di babak semifinal setelah menghadapi Kabupaten Garut. Dalam pertandingan tersebut, tim Kota Sukabumi harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-5.
“Sayangnya di babak semifinal kami harus mengakui keunggulan Kabupaten Garut dengan skor 1-5. Tentu hasil itu menjadi evaluasi bagi kami, tetapi anak-anak sudah memberikan perjuangan terbaik,” ujarnya.
Meski demikian, Hers menegaskan perjuangan para pemain patut diapresiasi. Menurutnya, keberhasilan menembus babak semifinal hingga akhirnya membawa pulang Juara 3 menjadi sebuah prestasi yang membanggakan.
Dalam setiap pertandingan, Hers menerapkan strategi defense of counter atau bertahan dan memanfaatkan serangan balik. Strategi tersebut dinilai mampu mengoptimalkan karakter permainan para pemain.
“Strategi yang kami mainkan adalah defense of counter. Kami berusaha bermain disiplin dalam bertahan, kemudian memanfaatkan kesempatan melalui serangan balik,” jelas Hers.
Selain menyiapkan strategi, ia juga terus menjaga mental para pemain, terutama saat menghadapi pertandingan-pertandingan penting. Hers mengaku selalu memberikan motivasi agar para pemain tidak kehilangan kepercayaan diri.
“Tentunya saya terus memotivasi mereka agar tetap percaya diri, tetap percaya pada kemampuan mereka dan percaya pada timnya,” katanya.
Ia berharap prestasi yang diraih pada POSMAD tingkat Jawa Barat tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan berlatih lebih keras.
“Prestasi ini semoga menjadi motivasi untuk anak-anak. Jangan cepat puas, karena ke depan mereka harus terus berlatih, meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk kompetisi berikutnya,” pungkasnya. (sya)































