SUKABUMITIMES.com – Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih mengungkapkan, penandatanganan dan implementasi Nota Kesepahaman (MoU) bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi menjadi langkah penting dalam memperkuat peran masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengawal proses demokrasi.
“Penandatanganan dan implementasi Nota Kesepahaman ini menjadi pilar utama penguatan peran kemasyarakatan,” ungkap Yasti, Senin.
Ia mengatakan, kerja sama tersebut bukan hanya sebatas kesepakatan antarlembaga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengawasan pemilu.
“Saka Adhyasta Pemilu bukan sekadar kegiatan organisasi, melainkan wadah membangun generasi muda yang memahami hak dan tanggung jawab demokratisnya,” ujarnya.
Menurut Yasti, pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami ingin menanamkan bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam penandatanganan MoU Nomor 188/HK.02/K.JB-26/08/2026 dan Nomor 181/0918-E antara Bawaslu Kota Sukabumi dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi.
MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih dan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Ranty Rachmatillah, pada Senin (10/8/2026).
Kesepakatan yang berlaku selama tiga tahun tersebut difokuskan pada Pengawasan Partisipatif melalui Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Melalui kerja sama ini, anggota Pramuka, khususnya Pramuka Penegak dan Pandega, didorong untuk ikut mengambil bagian dalam proses pengawasan pemilu dan pilkada secara partisipatif.
Yasti menilai keterlibatan generasi muda penting untuk membangun pemilih yang memahami hak sekaligus tanggung jawabnya dalam kehidupan demokrasi.
“Generasi muda harus memahami bagaimana menggunakan hak pilihnya dengan baik, sekaligus mengetahui pentingnya menjaga proses demokrasi agar berjalan secara jujur dan berintegritas,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan Saka Adhyasta Pemilu menjadi salah satu bagian penting dalam implementasi kerja sama tersebut.
“Melalui Saka Adhyasta Pemilu, kami berharap pendidikan pengawasan pemilu dapat semakin dekat dengan generasi muda,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Ranty Rachmatillah mengungkapkan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Bawaslu tersebut.
“Gerakan Pramuka memiliki tanggung jawab membentuk generasi yang berkarakter, tangguh, dan memahami hak serta kewajibannya sebagai warga negara,” ungkap Ranty.
Menurutnya, implementasi MoU tersebut menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Implementasi MoU ini membuktikan bahwa anggota Pramuka tidak hanya siap berorganisasi, tetapi juga memiliki kompetensi nyata dalam mengawal proses demokrasi di Kota Sukabumi,” ujarnya.
Ranty menegaskan, pendidikan demokrasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Kami ingin anggota Pramuka tidak hanya memiliki kemampuan dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga memiliki pemahaman tentang demokrasi dan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.
Dalam MoU tersebut, Bawaslu dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi menyepakati sejumlah ruang lingkup kerja sama, mulai dari sosialisasi, pencegahan pelanggaran, hingga pengawasan partisipatif pemilu dan pilkada.
Kerja sama itu juga mencakup penguatan dan aktualisasi Saka Adhyasta Pemilu, pelatihan etika demokrasi, serta mekanisme penyampaian informasi maupun laporan dugaan pelanggaran penyelenggaraan pemilu secara transparan dan terstruktur.
Penandatanganan MoU ini turut diselaraskan dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Tahun 2026 yang dibuka oleh Wali Kota Sukabumi selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Ayep Zaki.
Melalui kolaborasi tersebut, Bawaslu dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi berharap partisipasi generasi muda dalam pengawasan pemilu semakin kuat dan mampu mendorong terwujudnya demokrasi yang sehat, berintegritas, serta melibatkan masyarakat secara luas.




























