SUKABUMITIMES.com – Kepala Bidang Akuntansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Nurul Leila, mengungkapkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi hingga 30 Juni 2026 telah mencapai Rp263.078.009.55 atau 49,11 persen dari target tahunan sebesar Rp535 miliar. Capaian tersebut melampaui target yang diproyeksikan pada semester pertama.
“Per 30 Juni 2026, realisasi PAD Kota Sukabumi mencapai Rp263.078.009.557 atau sebesar 49,11 persen dari target PAD murni tahun anggaran 2026 sebesar Rp535 miliar. Kalau berdasarkan target semester pertama, seluruh target telah tercapai bahkan melampaui proyeksi,” ujar Nurul.
Menurutnya, target realisasi PAD pada semester pertama hanya dipatok sekitar 41 persen. Namun hingga akhir Juni, realisasinya berhasil menembus 49,11 persen.
Nurul menjelaskan, target penerimaan pada semester kedua memang lebih besar karena beberapa jenis pendapatan, terutama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), umumnya mengalami peningkatan pada paruh kedua tahun anggaran.
“Target semester kedua memang lebih besar. Contohnya penerimaan PBB, karena kecenderungan masyarakat melakukan pembayaran pada semester kedua,” katanya.
Ia menambahkan, realisasi PAD hingga semester pertama didominasi penerimaan pajak daerah yang telah mencapai 53,03 persen dari target, disusul retribusi daerah sebesar 43,62 persen. Sementara hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan bahkan telah melampaui target dengan capaian 122,89 persen.
“Secara keseluruhan, capaian PAD pada semester pertama sudah sesuai dengan target yang dicanangkan. Bahkan beberapa komponen berhasil melampaui target semester pertama sehingga menjadi modal yang baik untuk mengejar target PAD sampai akhir tahun,” pungkasnya. (sya)































