SUKABUMITIMES.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sukabumi dan sebagian besar Jawa Barat pada Rabu (22/7/2026) didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah Jawa Barat.
Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyampaikan bahwa secara umum kondisi atmosfer pada hari ini cukup mendukung cuaca yang relatif bersahabat.
“Pada pagi hari, kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat diprakirakan cerah hingga cerah berawan,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat dalam prakiraan cuaca yang diperbarui pada Rabu (22/7/2026) pukul 06.00 WIB.
Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga siang dan sore hari. Namun, BMKG mencatat masih terdapat potensi hujan ringan yang bersifat lokal di sebagian wilayah Kabupaten Ciamis.
“Pada siang hingga sore hari cuaca umumnya cerah berawan. Namun terdapat potensi hujan ringan pada skala lokal di sebagian wilayah Kabupaten Ciamis,” jelas Prakirawan BMKG.
Sementara itu, untuk wilayah Sukabumi, baik Kota maupun Kabupaten, cuaca diprakirakan tetap didominasi kondisi cerah berawan sepanjang hari tanpa adanya potensi hujan yang signifikan.
Memasuki malam hingga dini hari, kondisi cuaca di Jawa Barat diprediksi tetap stabil dengan langit cerah berawan.
“Pada malam hari hingga dini hari cuaca diprakirakan cerah berawan di sebagian besar wilayah Jawa Barat,” kata Prakirawan BMKG.
BMKG juga mencatat suhu udara di Jawa Barat berada pada kisaran 16 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 30 hingga 90 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan berkisar 5 hingga 48 kilometer per jam.
Meski cuaca cenderung cerah, BMKG mengeluarkan peringatan dini yang perlu menjadi perhatian masyarakat.
“Waspada potensi peningkatan kecepatan angin di sebagian wilayah Jawa Barat,” tegas Prakirawan BMKG.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, nelayan, petani, dan pelaku aktivitas luar ruangan agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca sebelum beraktivitas.
“Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang lebih lengkap serta terkini dapat diakses melalui website BMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun media sosial resmi BMKG,” pungkas Prakirawan BMKG. (sya)


























