SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan empat sasaran utama pembangunan Kota Sukabumi dalam 10 tahun ke depan, yakni menurunkan angka stunting hingga nol persen, menghapus kemiskinan ekstrem, mengurangi pengangguran, serta membangun infrastruktur yang memenuhi standar pelayanan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Ayep Zaki saat melakukan audiensi dengan Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) beserta jajaran di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Sukabumi sekaligus membuka jalur komunikasi yang lebih intensif dalam mendukung pembangunan jangka panjang.
Dalam audiensi itu, Ayep Zaki memaparkan secara langsung arah pembangunan Kota Sukabumi yang telah disusun untuk menjawab berbagai tantangan selama satu dekade mendatang.
“Saya sudah menyampaikan target Kota Sukabumi, yaitu menyelesaikan stunting hingga nol persen dalam sepuluh tahun, kemiskinan ekstrem menjadi nol persen, menyelesaikan persoalan pengangguran, dan membangun infrastruktur yang sesuai standar. Perencanaan ini kami susun sebagai arah pembangunan jangka panjang Kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki.
Menurutnya, seluruh target tersebut bukan sekadar visi, melainkan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan yang disusun secara terukur dan berkelanjutan.
Ayep menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi saat ini juga sedang membangun ekosistem pembangunan yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut dinilai penting agar pembiayaan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi memiliki fondasi fiskal yang kuat.
“Perencanaan tersebut kami susun untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan dalam kurun waktu sepuluh tahun ke depan,”.katanya.
Dalam kesempatan itu, Ayep juga menyampaikan usulan strategis kepada Bappenas terkait peningkatan layanan kesehatan di Kota Sukabumi, salah satunya melalui pengembangan RSUD R. Syamsudin, S.H.
“Alhamdulillah hari ini sudah bertemu dengan Staf Ahli Menteri beserta jajarannya. Kami sudah berkomunikasi dan mengusulkan peningkatan RSUD R. Syamsudin, S.H. Yang menarik, kami memiliki akses langsung untuk menyampaikan perkembangan-perkembangan kepada kementerian terkait, terutama dalam membangun ekosistem perencanaan jangka panjang bagi Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Ayep mengungkapkan, pemaparan konsep pembangunan Kota Sukabumi mendapat respons positif dari jajaran Bappenas. Ia optimistis komunikasi yang telah terjalin akan membuka peluang lebih besar bagi Kota Sukabumi untuk memperoleh dukungan pemerintah pusat terhadap berbagai program prioritas.
“Konsep perencanaan pembangunan yang kami sampaikan mendapat sambutan positif. Komunikasi lanjutan akan terus kami lakukan agar berbagai program prioritas dapat memperoleh dukungan dan sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat,” jelasnya.
Sebagai bentuk keseriusan membangun kolaborasi, Ayep juga mengundang jajaran Bappenas untuk datang langsung ke Kota Sukabumi. Menurutnya, kunjungan lapangan akan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi daerah serta berbagai potensi yang sedang dikembangkan.
“Saya juga mengundang Bappenas untuk datang ke Kota Sukabumi agar dapat melihat langsung realitas di lapangan sehingga sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan lebih efektif,” pungkas Ayep Zaki. (*/sya)

































