SUKABUMITIMES.com – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Kiara Dua, tepatnya di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (10/7/2026) sore sekitar pukul 15.15 WIB.
Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah diduga kehilangan kendali saat hendak menyalip kendaraan di tikungan, lalu bertabrakan dengan mobil pikap Mitsubishi L300 yang datang dari arah berlawanan.
Korban diketahui bernama Umar (23), warga Kampung Ciengang, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan. Akibat benturan keras, korban mengalami cedera kepala berat serta luka lecet pada kaki dan tangan. Nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo, menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi F 4924 OJ yang dikendarai korban melaju dari arah Simpenan menuju Palabuhanratu.
“Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung, pengendara diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya dengan mengambil jalur kanan. Saat proses tersebut, pengendara diduga kehilangan kendali hingga terjatuh ke jalur berlawanan,” ujar Ipda Wangsit. Sabtu (11/7/2026).
Pada saat bersamaan, lanjut Wangsit, dari arah Palabuhanratu menuju Simpenan melaju Mitsubishi L300 bernomor polisi F 8395 SO yang dikemudikan Suherman (32), warga Kecamatan Cikidang. Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan saat peristiwa berlangsung dalam keadaan beraspal hotmix, kering, cuaca cerah, arus lalu lintas ramai namun lancar, serta terdapat marka jalan. Di sisi kanan jalan terdapat area perkebunan, sedangkan sisi kiri berbatasan dengan tebing,” jelasnya.
“Akibat kecelakaan tersebut, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu,” sambungnya.
Ipda Wangsit mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintasi jalan menikung dan hendak mendahului kendaraan lain.
“Pengendara diharapkan memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan. Kesalahan dalam mengambil keputusan di jalan dapat berakibat fatal,” pungkasnya. (stm)































