SUKABUMITIMES.com – Semangat membumikan kembali pemikiran dan karya-karya KH Ahmad Sanusi menjadi pesan utama dalam peringatan Haul ke-76 ulama besar sekaligus Pahlawan Nasional tersebut yang digelar di Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Milad ke-92 Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum itu menjadi momentum untuk menghidupkan kembali warisan keilmuan KH Ahmad Sanusi agar semakin dikenal dan diamalkan oleh masyarakat.
Ketua Panitia Haul ke-76 KH Ahmad Sanusi, Dede Nurdin, mengatakan, sosok KH Ahmad Sanusi tidak hanya dikenang sebagai pejuang kemerdekaan, tetapi juga sebagai ulama produktif yang meninggalkan banyak karya monumental di bidang keislaman.
“Kami ingin membumikan kembali karya-karya KH Ahmad Sanusi kepada masyarakat. Harapannya, warisan beliau dapat dipelajari dan diamalkan sehingga mampu meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta akhlak umat,” ujar Dede di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, salah satu karya terbesar KH Ahmad Sanusi adalah Tafsir Raudhatul Irfan, sebuah tafsir Al-Qur’an berbahasa Sunda yang disusun secara rinci sehingga memudahkan masyarakat memahami kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Selain itu, KH Ahmad Sanusi juga menyusun Aurod Misbahul Falah, kumpulan doa dan wirid yang bersumber dari Al-Qur’an serta hadis Rasulullah SAW. Aurod tersebut hingga kini masih diamalkan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon berbagai hajat dan pertolongan-Nya.
“Misbahul Falah menjadi salah satu amalan yang terus diwariskan. Isinya merupakan doa-doa pilihan yang mengajarkan umat untuk senantiasa bertawakal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.
Dede menjelaskan, rangkaian haul telah dimulai sejak dua hari sebelumnya dengan pelaksanaan ziarah ke makam KH Ahmad Sanusi. Selanjutnya digelar temu kangen alumni Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum se-Jawa Barat yang dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah.
Puncak acara pada Sabtu diawali dengan pembacaan Aurod Misbahul Falah, kemudian dilanjutkan Tabligh Akbar yang menghadirkan KH Muhammad Faiz Sukron Ma’mun, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Rahman Jakarta sekaligus Ketua Umum MUI DKI Jakarta sebagai mubalig utama.
Selain kegiatan keagamaan, panitia juga menggelar aksi sosial berupa santunan kepada anak-anak yatim dan kaum duafa dalam rangka menyambut Bulan Muharam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian haul sebagai bentuk kepedulian sosial yang diajarkan KH Ahmad Sanusi.
Panitia juga mengundang sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya pimpinan Pemerintah Kota Sukabumi, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mewakili Gubernur Jawa Barat, jajaran PUI Pusat, Kapolres Sukabumi Kota, Dandim 0607/Kota Sukabumi, serta berbagai unsur ulama dan tokoh masyarakat.
Melalui peringatan Haul ke-76 ini, Pondok Pesantren Syamsul ‘Ulum berharap pemikiran, perjuangan, dan karya-karya KH Ahmad Sanusi tidak hanya menjadi bagian dari sejarah, tetapi terus hidup sebagai pedoman bagi generasi masa kini dalam membangun kehidupan beragama yang moderat, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an serta sunnah Rasulullah SAW. (rus).

































