SUKABUMITIMES.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Barat pada Minggu (14/6/2026) diprakirakan didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan sejak pagi hari. Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang dapat terjadi secara lokal pada siang hingga sore hari, termasuk di wilayah Sukabumi.
Dalam prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, pagi hari umumnya berlangsung cerah hingga cerah berawan di sebagian besar wilayah Jawa Barat. Kondisi tersebut diperkirakan bertahan hingga menjelang siang sebelum muncul pertumbuhan awan hujan di sejumlah daerah pegunungan dan wilayah selatan Jawa Barat.
“Pada pagi hari cuaca secara umum cerah hingga cerah berawan,” demikian informasi yang disampaikan BMKG dalam prakiraan cuaca harian untuk wilayah Jawa Barat.
BMKG menjelaskan, memasuki siang dan sore hari terdapat potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi secara lokal dan berdurasi singkat di beberapa wilayah Jawa Barat. Kondisi ini dipengaruhi oleh pemanasan permukaan yang memicu pertumbuhan awan konvektif.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat berlangsung cepat, terutama pada siang hingga sore hari,” tulis BMKG dalam keterangannya.
Untuk wilayah Sukabumi, cuaca pada pagi hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Namun pada siang dan sore hari terdapat peluang hujan ringan yang dapat terjadi di sejumlah kecamatan, terutama kawasan dataran tinggi dan perbukitan. Kondisi tersebut kemudian berangsur membaik pada malam hari dengan cuaca cerah berawan.
BMKG menambahkan bahwa suhu udara di wilayah Jawa Barat secara umum berada pada kisaran sejuk hingga hangat, dengan kelembapan udara relatif tinggi terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi ini masih mendukung terbentuknya awan hujan lokal di beberapa daerah.
“Cuaca malam hari umumnya cerah berawan, namun masih terdapat peluang hujan ringan secara lokal di sejumlah wilayah,” kata BMKG.
Sementara itu, bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan selatan Jawa Barat, BMKG juga meminta kewaspadaan terhadap kondisi cuaca maritim dan gelombang laut yang dapat berubah sewaktu-waktu.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, terutama pada masa peralihan menuju puncak musim kemarau 2026. (sya)
































