SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan pasien di Klinik Waluya Sejati Abadi mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Lonjakan tersebut dinilainya sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan klinik tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Ayep Zaki saat melakukan kunjungan kerja ke Klinik Waluya Sejati Abadi, Senin (8/6/2026).
“Dari sekitar 500 pasien per bulan pada Januari 2026, kini meningkat menjadi sekitar 1.400 pasien per bulan. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Klinik Waluya Sejati Abadi terus meningkat,”ujar Ayep Zaki
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung perkembangan pelayanan kesehatan sekaligus memastikan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Ayep didampingi oleh Ribka Tjiptaning bersama jajaran pengelola klinik dan perangkat daerah terkait.
Menurut Ayep, peningkatan jumlah pasien tersebut tidak hanya terjadi pada layanan rawat jalan, tetapi juga mencakup rawat inap, layanan persalinan hingga pelayanan di Ruang Gawat Darurat (RGD).
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap pelayanan yang diberikan. Ini tentu harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan,”katanya.
Ayep menegaskan bahwa kualitas pelayanan merupakan faktor utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
“Kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kepercayaan masyarakat lahir dari pelayanan yang baik, cepat, dan profesional,” tegasnya.
Ia menjelaskan, salah satu faktor yang mendukung tingginya angka kunjungan pasien adalah lokasi Klinik Waluya Sejati Abadi yang berada di kawasan perbatasan Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Posisi tersebut membuat klinik mampu menjangkau masyarakat dari dua wilayah sekaligus.
“Lokasinya sangat strategis sehingga mampu melayani masyarakat dari dua wilayah sekaligus. Ini menjadi potensi besar untuk terus dikembangkan,” ungkap Ayep.
Berdasarkan data yang diterimanya, komposisi pasien yang datang ke klinik tersebut relatif berimbang antara warga Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini menunjukkan peran penting klinik dalam memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
Lebih lanjut, Ayep menyatakan Pemerintah Kota Sukabumi akan terus mendukung pengembangan Klinik Waluya Sejati Abadi, baik dalam peningkatan kapasitas layanan maupun perluasan akses kesehatan bagi masyarakat.
“Pemerintah Kota Sukabumi akan terus memberikan dukungan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin luas dan semakin berkualitas,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mendukung rencana kerja sama antara Klinik Waluya Sejati Abadi dengan BPJS Kesehatan agar layanan yang tersedia dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat.
“Kerja sama dengan BPJS Kesehatan sangat penting agar masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,”katanya.
Pada kesempatan tersebut, Ayep juga memberikan apresiasi kepada Ribka Tjiptaning atas perannya dalam mengembangkan kembali Klinik Waluya Sejati Abadi hingga mampu menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang berkembang pesat, khususnya di wilayah Kecamatan Lembursitu.
“Saya mengapresiasi upaya yang telah dilakukan sehingga klinik ini kembali berkembang dan menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang penting bagi masyarakat,” tuturnya.
Ke depan, Ayep berharap peningkatan jumlah pasien dapat diimbangi dengan peningkatan mutu pelayanan dan kapasitas fasilitas kesehatan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Kota maupun Kabupaten Sukabumi.
“Harapan kami, kualitas dan kapasitas layanan terus meningkat sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin optimal,” pungkasnya. (rus)






























