SUKABUMITIMES.com – Aksi pencurian hewan ternak yang diduga dilakukan dua pria berakhir diamankan warga di wilayah Desa Cileungsing, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (3/6/2026) dini hari.
Berdasarkan informasi didapat, setelah berhasil membawa kabur empat ekor domba milik warga, pelarian dua orang terduga pelaku justru terhenti akibat ban mobil yang tumpanginya mengalami pecah. Dan peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga dan ramai diperbincangkan di media sosial. Dua terduga pelaku akhirnya diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Cikakak AKP Dudung A. Jamin saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pencurian hewan ternak tersebut.
“Iya, ada laporan telah terjadi pencurian hewan ternak domba di Kampung Ciranji RT 02 RW 09 milik Ibu Pupun,” ungkapnya.
“Terduga pelaku tertangkap warga ketika mobil yang digunakan berhenti di samping jembatan karena ban kempes,” sambung Dudung.
Menurutnya, penanganan kasus tersebut kini telah dilimpahkan kepada Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk proses selanjutnya sudah ditangani Reskrim Polres Sukabumi. Barang bukti kendaraan roda empat jenis minibus saat ini berada di Mapolsek Cikakak, sedangkan domba yang sempat dibawa pelaku sudah dikembalikan dan dititipkan kepada pemiliknya,” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kejadian bermula sekitar pukul 01.15 WIB. Empat ekor domba milik Pupun Purwati di Kampung Ciranji, Desa Ridogalih, diduga dicuri oleh dua pelaku yang menggunakan mobil minibus berwarna putih.
Warga menyebut para pelaku menjalankan aksinya dengan modus mengaku sebagai sopir travel. Setelah berhasil membawa empat ekor domba keluar dari lokasi, mereka melarikan diri melintasi Jalan Pasir Gomong menuju Kampung Cipedes. Namun, saat tiba di Kampung Cileungsing, perjalanan mereka terhambat karena salah satu ban kendaraan mengalami pecah.
“Karena bannya pecah, mereka terpaksa berhenti dan mengganti ban di pinggir jalan. Di saat bersamaan, warga yang kehilangan domba sedang melakukan pencarian,” ungkapnya.
Kecurigaan warga semakin menguat ketika kedua pria tersebut terlihat gelisah dan sempat bertanya lokasi tambal ban terdekat. Saat itu, beberapa warga mendengar suara mencurigakan dari dalam kendaraan.
“Warga kemudian menanyakan asal suara tersebut. Setelah diperiksa, ternyata ada empat ekor domba yang sudah diikat rapi di dalam mobil,” katanya.
Temuan itu langsung memicu kemarahan warga. Massa yang berdatangan nyaris menghakimi kedua terduga pelaku. Beruntung, aparat kepolisian bersama Babinsa segera tiba di lokasi sehingga situasi dapat dikendalikan.
“Alhamdulillah anggota Polsek dan Babinsa cepat datang ke lokasi, sehingga kedua terduga pelaku bisa diamankan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. (stm)































