Banjir Bandang Cisolok Sukabumi: Empat Rumah Warga Jebol dan Satu Mobil Wisatawan Lenyap Ditelan Laut Selatan

SUKABUMITIMES.com – Bencana alam banjir bandang menerjang wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (11/4/2026) sore.

Peristiwa yang dipicu hujan deras ini menyebabkan kerusakan permukiman warga hingga menyeret sejumlah kendaraan milik pengunjung di kawasan wisata.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, mengungkapkan banjir terjadi sekitar pukul 17.45 WIB hingga 19.00 WIB di dua lokasi berbeda, yakni Kampung Cigoler, Desa Cisolok dan kawasan Katapang Resort, Desa Pasirbaru.

“Curah hujan dengan intensitas tinggi membuat Sungai Cigoler meluap hingga melewati tanggul. Bahkan terdapat dua titik tanggul yang jebol, sehingga air melimpas ke permukiman warga,” ujar Okih dalam laporannya.

Dijelaskan Okih, di Kampung Cigoler, luapan air bercampur lumpur menerjang area pemukiman warga di bantaran sungai. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, dampak kerusakan cukup signifikan.

“Sebanyak empat rumah warga mengalami kerusakan sedang, termasuk tembok pagar yang jebol serta atap bangunan yang roboh,” jelasnya.

Sementara itu, Okih menambahkan, di kawasan Katapang Resort, debit air yang meningkat drastis menyeret kendaraan yang tengah terparkir di area tersebut. Tercatat tiga unit mobil terdampak arus deras. Dua kendaraan, yakni Toyota Yaris dan Nissan Livina, berhasil diselamatkan warga. Namun satu unit sedan Toyota lainnya terseret arus hingga ke laut dan hingga kini belum berhasil ditemukan.

“Upaya pencarian sudah dilakukan oleh enam nelayan setempat dengan metode penyelaman, namun hingga Minggu siang hasilnya masih nihil,” ungkap Okih.

Ia menambahkan, kondisi air yang masih keruh menjadi kendala utama dalam proses pencarian dan evakuasi kendaraan yang hilang tersebut.

Saat ini, kondisi di Kampung Cigoler berangsur kondusif. Pemerintah Desa Cisolok bersama warga, unsur Forkopimcam, serta relawan bahu-membahu melakukan pembersihan material banjir berupa lumpur, sampah, dan sisa bangunan menggunakan peralatan manual maupun mesin alkon.

Sedangkan di kawasan Katapang Resort, situasi telah terkendali. Meski demikian, tim dari pemerintah desa masih bersiaga di lokasi untuk memantau kondisi serta melanjutkan pencarian kendaraan yang hilang.

Pemerintah Kecamatan Cisolok juga tengah melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah warga dan sarana lingkungan.

“Serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lanjutan, terutama perbaikan tanggul dan jaringan sungai yang jebol,” tandas Okih.(stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *