SUKABUMITIMES.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Tirta Bumi Wibawa (TBW) Kota Sukabumi terus berupaya mengoptimalkan performa keuangan dan pelayanan melalui langkah-langkah strategis.
Salah satu fokus utama saat ini adalah percepatan penagihan terhadap pelanggan yang memiliki tunggakan rekening air, khususnya di wilayah pelayanan Cabang Sukabumi 2.
Langkah ini diambil guna meningkatkan rasio penerimaan perusahaan serta menjamin keberlangsungan operasional dalam mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
Direktur Utama Perumda AM TBW Kota Sukabumi Dian Afriandi menegaskan bahwa kedisiplinan pelanggan dalam membayar tagihan merupakan kunci utama dalam peningkatan kualitas layanan.
“Kami terus mengimbau pelanggan untuk memenuhi kewajibannya tepat waktu. Saat ini, fokus kami adalah menurunkan angka piutang di wilayah-wilayah strategis. Hal ini bukan semata-mata soal penagihan, melainkan upaya kami untuk kembali memutar arus kas guna pemeliharaan infrastruktur dan perbaikan layanan kepada pelanggan itu sendiri,” ujar Dian Afriandi.
Kegiatan penagihan intensif ini mencakup wilayah yang cukup luas di bawah kendali Cabang Sukabumi 2, di antaranya sukaraja, Jalan Otto Iskandardinata, Baros, Jalan RA Kosasih, Ciandam, Gandasoli, Jalan Pemuda, Tipar, Subangjaya, Nanggeleng.
Pelaksanaan teknis di lapangan dipimpin langsung oleh Iman H selaku Plt Kepala Cabang Sukabumi 2, dengan dukungan penuh dari Kepala Seksi Administrasi dan Keuangan, Deri Hendarsyah.
Plt Kepala Cabang Sukabumi 2, Iman H, menjelaskan bahwa timnya telah diterjunkan untuk melakukan pendekatan persuasif namun tegas kepada pelanggan yang menunggak.
“Kami telah memetakan wilayah-wilayah dengan tingkat tunggakan yang cukup signifikan. Tim lapangan kami bergerak setiap hari untuk memberikan surat teguran hingga melakukan tindakan penyegelan sementara bagi mereka yang sudah melampaui batas toleransi tunggakan,” jelas Iman.
Senada dengan hal tersebut, Kasie Administrasi dan Keuangan Cabang 2, Deri Hendarsyah, menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penagihan ini.
“Administrasi yang rapi menjadi landasan kami. Kami memastikan setiap pelanggan yang ditagih memiliki riwayat tunggakan yang valid. Tujuannya jelas, yakni meningkatkan collection ratio atau persentase penerimaan dari tagihan bulanan. Kami juga membuka ruang konsultasi di kantor cabang bagi pelanggan yang ingin menyelesaikan kewajibannya atau mencari solusi terkait metode pembayaran,” tutur Deri.
Manajemen Perumda AM TBW berharap masyarakat di wilayah Sukaraja hingga Nanggeleng dapat lebih kooperatif. Dengan meningkatnya penerimaan dari sektor penagihan, perusahaan berjanji akan terus melakukan investasi pada perbaikan pipa dan optimalisasi debit air agar suplai ke rumah-rumah warga semakin lancar.
Bagi pelanggan yang ingin mengecek status tagihan atau melakukan pembayaran, Perumda AM TBW telah menyediakan berbagai kanal pembayaran mulai dari loket resmi, bank mitra, hingga aplikasi pembayaran digital guna mempermudah akses bagi seluruh warga Kota Sukabumi. (sya)


























