SUKABUMITIMES.com — Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan di Pendopo Sukabumi, Senin (9/2/2026).
Rakor tersebut dihadiri langsung Bunda PAUD Kabupaten Sukabumi, Rina Rismaniar Jafar , unsur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi, penilik dan pengawas PAUD tingkat kecamatan, hingga pengurus PAUD desa dan kelurahan. Sekitar 160 tamu undangan hadir dalam kegiatan tersebut.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengatakan rakor ini bertujuan menyelaraskan program kerja PAUD dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten untuk tahun 2026.
“Rakor hari ini membahas program kerja yang akan dilaksanakan pada 2026, sehingga ada kesinkronan antara program di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten,” ujar Herdiawan.
Ia menyampaikan salah satu program unggulan yang akan didorong pada 2026 adalah program pendidikan pra-satu tahun bagi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar.
Menurut Herdiawan, program tersebut diharapkan dapat diikuti anak-anak melalui satuan PAUD atau taman kanak-kanak sebelum melanjutkan ke pendidikan dasar.
“Harapannya, anak-anak yang akan masuk SD sudah mengikuti pendidikan pra-satu tahun, baik di PAUD maupun TK,” katanya.
Meski demikian, Herdiawan menegaskan bahwa program pra-satu tahun tersebut belum bersifat wajib. Pemerintah daerah masih mempertimbangkan kondisi sosial dan kesiapan masyarakat.
“Program ini belum wajib. Kita masih melihat kondisi masyarakat. Namun ke depan akan terus disosialisasikan secara bertahap dan masif karena nantinya bisa menjadi salah satu persyaratan masuk sekolah dasar,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, dalam upaya memajukan pendidikan PAUD di Kabupaten Sukabumi, pihaknya terus melakukan sinkronisasi antara program nasional, program pemerintah provinsi, dan program pemerintah daerah.
“Sinkronisasi ini penting agar arah pembangunan PAUD di Kabupaten Sukabumi berjalan sejalan dan berkelanjutan,” pungkas Herdiawan. (rus)
































