Gebeer Masjid, Gerakan Jumat Bersih di Cisolok Sukabumi Bangun Kesadaran Iman dan Gotong Royong

SUKABUMITIMES.com – Upaya menjadikan masjid sebagai pusat ibadah yang bersih, nyaman, dan suci terus digalakkan Pemerintah Kecamatan Cisolok melalui program Gebeer Masjid (Gerakan Beberesih Masjid).

Program ini digelar secara rutin setiap hari Jumat dan melibatkan Kemenag dan KUA serta berbagai elemen masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Camat Cisolok, Okih Pazri Assidiq, menjelaskan bahwa Gebeer Masjid bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi merupakan gerakan kolektif untuk menumbuhkan kesadaran umat akan pentingnya menjaga kebersihan masjid sebagai bagian dari nilai keimanan.

“Masjid harus menjadi tempat yang benar-benar suci, bersih, dan nyaman. Kebersihan bukan hanya soal fisik, tetapi juga mencerminkan keimanan dan kepedulian kita bersama,” ujar Okih.

Melalui Gebeer Masjid, tegas Okih kegiatan bersih-bersih dilakukan secara rutin setiap Jumat, mulai dari area dalam masjid, halaman, hingga lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini melibatkan pengurus DKM, remaja masjid, aparatur kecamatan, serta masyarakat sekitar.

Menurut Okih, program ini juga bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat agar memiliki rasa tanggung jawab bersama terhadap rumah ibadah. Dengan keterlibatan semua pihak, masjid diharapkan tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang hidup.

“Yang paling penting adalah membangun budaya gotong royong yang berkelanjutan. Dari masjid, kita perkuat kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu antarwarga,” ungkapnya.

Dijelaskam Okih, lingkungan masjid yang sehat, rapi, dan nyaman dinilai sangat penting untuk menunjang kekhusyukan ibadah, khususnya pelaksanaan Salat Jumat. Karena itu, Gebeer Masjid diharapkan mampu menjadi gerakan bersama yang terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Cisolok.

“Harapannya, melalui gerakan ini, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol kebersihan, persatuan, dan keteladanan bagi lingkungan sekitarnya,” tandasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *