SUKABUMITIMES.com – Forum OSIS Kota Sukabumi (FOKOSI) melaksanakan rangkaian hari kedua kegiatan ECOLEAD (Eco Leadership & Action Movement) melalui aksi nyata kepedulian lingkungan berupa kegiatan bersih-bersih di sejumlah area, yakni Lapang Merdeka, Alun-Alun Kota Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, dan kawasan Capitol pada Minggu (18/01/26).
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pemuda Disporapar Kota Sukabumi, Dinas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi, serta sejumlah komunitas peduli lingkungan.
Seluruh pihak bersama pelajar yang tergabung dalam Forum OSIS Kota Sukabumi turun langsung ke lapangan sebagai bentuk kepedulian dan rasa memiliki terhadap ruang publik.
Kasi Pembinaan dan Pengembangan Pemuda Disporapar Kota Sukabumi menyampaikan apresiasinya terhadap keterlibatan aktif pelajar dalam kegiatan tersebut.
“Aksi ini menunjukkan bahwa pelajar Sukabumi memiliki kepedulian nyata terhadap lingkungan dan ruang publik. Kegiatan seperti ini penting untuk membangun karakter pemuda yang bertanggung jawab, peduli, dan memiliki kesadaran sosial sejak dini,” ujarnya.
Ketua Umum Forum OSIS Kota Sukabumi, Rado Ar Rahman, menegaskan bahwa aksi bersih lingkungan ini merupakan implementasi langsung dari nilai kepemimpinan yang dibangun melalui ECOLEAD.
“Kami ingin membuktikan bahwa kepemimpinan pelajar bukan hanya tentang perencanaan, tetapi tentang keberanian untuk turun langsung dan memberi contoh. Aksi hari kedua ini adalah wujud komitmen kami sebagai pelajar untuk berkontribusi nyata bagi Kota Sukabumi,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewan Pembimbing FOKOSI, Nur Asiah, menilai kegiatan ini sebagai langkah penting dalam menanamkan nilai keteladanan dan tanggung jawab sosial pada diri pelajar.
“Melalui aksi nyata seperti ini, pelajar belajar bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kepedulian dan konsistensi dalam menjaga lingkungan. Ini adalah proses pembelajaran karakter yang sangat bernilai dan perlu terus dilanjutkan,” tuturnya.
Melalui kegiatan hari kedua ECOLEAD, Forum OSIS Kota Sukabumi berharap gerakan ini dapat menginspirasi pelajar lainnya untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menumbuhkan budaya peduli terhadap ruang publik secara berkelanjutan. (*/sya)
































