SUKABUMITIMES.com – MTsN Kota Sukabumi mengirimkan tiga delegasi untuk mengikuti Muharram Islamic Literacy Festival (Milfest) 1448 Hijriah yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama di Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ), Jalan Raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor.
Tiga utusan tersebut terdiri atas Pembina OSIM dan MPK MTsN Kota Sukabumi Pikri Padila, serta dua peserta didik, Shafa Mumtaz Hidayat dan Muhammad Faiq Abdillah.
Pembina OSIM dan MPK MTsN Kota Sukabumi, Pikri Padila, mengungkapkan bahwa Milfest 1448 Hijriah menjadi kegiatan yang sangat penting dalam memperkuat budaya literasi sekaligus menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan pelajar.
“Tentu kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus rutin dilaksanakan. Selain menambah wawasan para pelajar, guru atau pendamping yang hadir pun banyak mendapatkan insight baru terkait literasi, sejarah, dan moderasi beragama,” ujar Pikri.
Menurutnya, kegiatan yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam tersebut menghadirkan berbagai program edukatif yang mampu memperluas wawasan peserta dari berbagai kalangan.
“Milfest bukan hanya memberikan pengetahuan tentang literasi Islam, tetapi juga membuka ruang diskusi yang sangat luas melalui seminar, talkshow, hingga pameran sejarah Al-Qur’an. Ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga,” katanya.
Milfest 1448 H tahun ini diikuti oleh seluruh instansi di bawah naungan Kementerian Agama serta terbuka untuk masyarakat umum. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari bedah buku, penguatan literasi pelajar, penguatan moderasi beragama, pameran sejarah Al-Qur’an, hingga talkshow interaktif.
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati pameran buku-buku keislaman, bazar UMKM halal, seminar mengenai beasiswa dan perguruan tinggi, parenting dan keluarga sakinah, perlombaan Islami anak-anak, layanan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, program wakaf Al-Qur’an dan buku, mimbar sastra cinta, hingga wisata literasi Islam.
Pikri menilai salah satu daya tarik terbesar Milfest tahun ini adalah hadirnya tenant berbagai perguruan tinggi dari sejumlah negara yang menawarkan informasi beasiswa bagi pelajar madrasah yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Kehadiran tenant kampus dari berbagai negara menjadi motivasi tersendiri bagi para pelajar. Mereka bisa memperoleh informasi langsung mengenai peluang studi di luar negeri, sehingga dapat mempersiapkan diri sejak dini,” ungkapnya.
Tak hanya itu, peserta juga diajak mengenal sejarah perkembangan mushaf Al-Qur’an melalui pameran yang diselenggarakan Unit Percetakan Al-Qur’an.
“Pameran sejarah percetakan Al-Qur’an juga sangat menarik. Peserta dapat melihat perkembangan mushaf Al-Qur’an dari masa ke masa, termasuk Al-Qur’an yang dirancang khusus bagi penyandang disabilitas. Ini menjadi pengetahuan baru yang sangat berharga,” jelas Pikri.
Sementara itu, Ketua OSIM MTsN Kota Sukabumi, Shafa Mumtaz Hidayat, mengaku sangat senang mendapat kesempatan mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, seluruh rangkaian acara berlangsung menarik sekaligus memberikan inspirasi.
“Tadi senang sekali karena acaranya menarik, inspiratif, dan menambah wawasan saya,” tutur Shafa.
Ia mengatakan pengalaman mengikuti Milfest menjadi bekal penting untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus memperluas pengetahuan tentang Islam dan literasi.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada MTsN Kota Sukabumi yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti kegiatan yang sangat bermakna ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Muhammad Faiq Abdillah. Ia mengaku bangga dapat menjadi salah satu peserta yang mewakili MTsN Kota Sukabumi dalam ajang tersebut.
“Tentu ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya dan tidak mungkin saya lupakan,” kata Faiq.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pihak madrasah yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada lembaga yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk mengikuti kegiatan ini. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri,” pungkasnya. (sya)



























