SUKABUMITIMES.com – Krisis air bersih masih menghantui warga Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Di tengah kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari, sebanyak 195 kepala keluarga (KK) kembali mendapat pasokan air bersih dai Badan Penanggulangan bencana Daerah Kabupaten Sukabumi pada Selasa (15/9/2026).
Penyaluran tersebut dipantau langsung oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan Dandi Sulaeman bersama perangkat Desa Loji.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan bantuan air bersih dapat diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dandi.
“Tadi, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke warga yang berada di Kampung Tegal Nyampai, termasuk wilayah Kampung Cimapag, RT 003-004 dan RT 020-021, RW 009,” sambungnya.
Dandi Sulaeman, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi sulitnya mendapatkan air bersih.
“Pada hari ini kami melaksanakan monitoring penyaluran air bersih di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji saja,” katanya.
Menurutnya, bantuan air bersih yang disalurkan mencapai 5.000 liter dan diperuntukkan bagi sekitar 195 KK yang berada di wilayah terdampak. Ditegaskan Dandi, kehadiran bantuan air bersih tersebut menjadi sangat berarti bagi warga, mengingat air merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa ditunda. Distribusi pun dilakukan dengan melibatkan unsur di lapangan agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Kami dari BPBD Kabupaten Sukabumi terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kesulitan air bersih,” tuturnya.
“Langkah ini saya rasa penting untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama apabila kondisi kekeringan masih berlangsung, karena air menjadi penopang kebutuhan sehari-hari,” tandasnya. (stm)



























