Sekolah Maung Akan Didirikan KDM, dengan Enam Jurusan Guna Cetak SDM Unggul: Habiskan Anggaran Rp1,5 Triliun 

SUKABUMITIMES.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi atau yang biasa disebut KDM berencana membangun sekolah unggulan.

Hal ini disampaikan Kang Dedi Mulyadi dalam kanal youtubenya yang berjudul Bagi Hasil Pajak untuk Jabar Kembali Tertunda/KDM Tetap Tingkatkan Anggaran Pembangunan yang tayang pada 3 Januari 2026,

“Sekolah vokasi ini ini akan diberi nama Sekolah Manusia Unggul (Maung) pada tahun 2026 dicanangkan dan mulai beroperasi 2027,” kata KDM dalam kanal youtubenya.

Program ini disiapkan sebagai sekolah vokasi strategis dengan enam jurusan yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan dan dunia kerja masa depan.

“Ini tugas tambahan bagi Dinas Pendidikan. Tahun ini kita bikin Sekolah Maung (Manusia Unggul) dengan enam jurusan,” ujar KDM dalam video tersebut.

Keenam jurusan tersebut adalah Teknologi Informasi, Otomotif, Pertanian, Olahraga, Elektro, dan Kelautan. Jurusan-jurusan tersebut dipilih karena dinilai selaras dengan potensi daerah serta kebutuhan tenaga kerja di Jawa Barat.

KDM mengungkapkan bahwa Sekolah Maung merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, adaptif, dan berdaya saing.

“Kebijakan pembangunan pendidikan harus dirancang tanpa meninggalkan beban bagi generasi berikutnya,” tegasnya.

“Andaikan nganjuk (utang), bukan berarti untuk diwariskan bagi generasi selanjutnya yang menanggung beban. Kita selesaikan pada periode saya memimpin. Itu baru pemimpin yang bertanggung jawab,” katanya.

KDM juga berharap pembangunan Sekolah Maung ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

“Terutama dukungan yang terkait dengan pendanaan. Kebutuhan anggaran sekitar Rp1,5 triliun untuk merealisasikan sekolah tersebut,”

Menurutnya Sekolah Maung ini dibangun sebagai bentuk komitmen memperkuat sektor pendidikan dan pengembangan SDM di Jawa Barat.

“Sekolah Maung ini kami diharapkan menjadi model pendidikan vokasi unggulan yang mampu mencetak lulusan siap kerja, memiliki kompetensi spesifik, serta berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah maupun nasional. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *