SUKABUMITIMES.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kontrakan di wilayah Sukabumi pada Kamis malam (30/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh isi rumah.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh konsleting listrik yang terjadi di bagian dalam rumah.
Menurut keterangan warga, rumah tersebut milik Ibu Erni dan dikontrakkan kepada seorang penyewa bernama Sunarya. Dalam kejadian itu, hampir tidak ada barang yang berhasil diselamatkan. Perabotan rumah seperti lemari es, televisi, dan mesin cuci ludes terbakar. Total kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Saat ditemui oleh sukabumitimes.com, Sunarya membenarkan bahwa rumah kontrakannya dilalap api.
Ia menyebut kebakaran terjadi begitu cepat dan dirinya bersama keluarga tidak sempat menyelamatkan barang-barang.
“Semua habis terbakar, tidak ada yang bisa diselamatkan. Kami baru dua minggu tinggal di rumah ini,” ungkapnya dengan wajah sedih.
Sunarya berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarganya.
Ia mengaku sangat terpukul karena seluruh barang kebutuhan rumah tangganya ikut musnah dilalap api.
“Kami hanya berharap ada bantuan agar bisa kembali menata kehidupan dari awal,” ujarnya.
Sementara itu, warga sekitar yang turut menyaksikan kejadian tersebut membenarkan bahwa api terlihat membesar pada bagian tengah rumah.
Beberapa warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.
“Api cepat sekali membesar, untung petugas datang tidak lama setelah kami melapor,” ujar seorang warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung menerjunkan sejumlah armada dan personel ke lokasi kejadian begitu menerima laporan.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.
“Kami bergerak cepat agar api tidak merembet ke permukiman warga,” jelasnya.
Diketahui, kebakaran ini merupakan kejadian kedua dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir di wilayah tersebut.
Sebelumnya, insiden serupa terjadi di sebuah toko makanan “Indramen” yang juga disebabkan oleh dugaan konsleting listrik.
Hal ini menjadi perhatian serius bagi warga untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing.
Pihak berwenang kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan peralatan elektronik dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (rus)



























