SUKABUMITIMES.COM — Pasca pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sukabumi ke-XVI, sejumlah isu yang beredar mengenai adanya dualisme kepemimpinan akhirnya ditepis langsung oleh para kader. Mereka dengan tegas menyatakan bahwa HMI Cabang Sukabumi tidak mengenal dualisme dalam bentuk apa pun.
HMI Cabang Sukabumi, sebagai organisasi kader yang berlandaskan konstitusi dan nilai-nilai intelektual, menegaskan bahwa hanya forum yang sah secara prosedural dan konstitusional yang diakui sebagai forum resmi Himpunan. Forum tersebut menghasilkan keputusan final dengan menetapkan Mar’i Muhammad Haikal Sebagai Formateur/Ketua Umum. Muhammad Eko Nuralam sebagai Mide Formateur I dan Gilang AR Sebagai Mide Formateur II HMI Cabang Sukabumi Periode 2025–2026.
Ketua Umum Demisioner HMI Cabang Sukabumi Periode 2024–2025, Yudi Nurul Anwar, turut menegaskan bahwa proses Konfercab yang sah adalah yang digelar pada Sabtu, 25 Oktober 2025, di mana forum secara resmi memilih Mar’i Muhammad Haikal sebagai Ketua Umum.
“Saya memastikan proses pemilihan sebelumnya yang menetapkan Ade Roni Ronaldo tidak memenuhi prosedur yang semestinya. Termasuk karena saya, selaku Ketua Umum Demisioner, tidak hadir dan tidak memberikan mandat pada forum tersebut,” jelas Yudi.
Yudi juga menambahkan bahwa dirinya telah memberikan pemberitahuan kepada peserta dan panitia bahwa Konfercab akan dilanjutkan secara sah pada Kamis, 23 Oktober 2025, namun forum sepihak tetap dibuka tanpa seizin SC dan presidium sidang yang sah.
“Saya hanya akan merekomendasikan hasil Konfercab yang sah, yakni yang menetapkan Mar’i Muhammad Haikal sebagai Ketua Umum, untuk mendapatkan pengesahan dari Badko dan PB HMI,” tegasnya.
Kader HMI Cabang Sukabumi pun sepakat bahwa forum yang sah adalah yang diselenggarakan oleh SC dan presidium legal, diikuti oleh peserta dengan hak konstitusional penuh serta sesuai dengan Konstitusi HMI.
“Bagi kami, menegakkan konstitusi lebih penting daripada ambisi pribadi. HMI bukan organisasi yang menoleransi pelanggaran aturan internal. Kami berdiri di atas konstitusi, bukan di bawah kepentingan,” ujar salah satu kader HMI Cabang Sukabumi.
Dengan selesainya Konfercab ke-XVI, para kader menyerukan agar seluruh anggota HMI Cabang Sukabumi kembali bersatu menjaga marwah organisasi serta melanjutkan perjuangan intelektual dan keumatan di bawah kepemimpinan yang sah.
“HMI Cabang Sukabumi tetap satu, tetap teguh, dan tidak mengenal dualisme,” tutup pernyataan tersebut. (*/sya)































