SUKABUMITIMES.COM – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Theradina Audria Lie, siswi SMA Mardi Yuana Sukabumi, yang berhasil memborong tiga medali emas pada ajang Peparpeda Jawa Barat 2025.
Keberhasilan ini semakin menegaskan dirinya sebagai salah satu atlet renang disabilitas terbaik di Kota Sukabumi Jawa Barat.
Sejak 2021, nama Theradina telah bersinar terang di kancah olahraga renang. Dalam debutnya di Kejurda NPCI Jawa Barat 2021, ia sukses meraih tiga medali emas. Setahun kemudian, ia kembali menorehkan prestasi serupa dengan tiga emas di Peparda Jawa Barat 2022 yang digelar di Kabupaten Bekasi.
Puncak pencapaiannya semakin mengukuhkan reputasi ketika di Piala Gubernur Jawa Barat 2024 yang berlangsung di Kabupaten Bandung, Theradina kembali menyabet tiga emas. Di tahun yang sama, ia bahkan mampu bersaing di level nasional dengan membawa pulang tiga medali emas dari Peparnas 2024 di Kota Solo.
Kini, di 2025, prestasi itu kembali terulang. Theradina sukses mengibarkan bendera Kota Sukabumi dengan memborong tiga medali emas di Peparpeda Jawa Barat. Rangkaian keberhasilan ini membuatnya dijuluki sebagai “Putri Emas Renang Sukabumi”.
Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Sukabumi, Elvan Leonardi, mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Theradina.
Dalam pesan singkatnya, Elvan menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sukabumi.
“Awal November mendatang, dua atlet dari Kota Sukabumi akan kembali berlaga di Peparnas Jakarta membela kontingen Jawa Barat. Kami akan terus membina dan mencari bibit baru agar prestasi serupa bisa terus berlanjut hingga level internasional,” ujar Elvan.
Di sisi lain, pelatih Theradina dari Tirta Buana Swimming Club, Mulyadi, menuturkan bahwa bakat luar biasa Theradina sudah terlihat sejak dini. Sang ayah, yang juga pelatih di klub tersebut, turut mendampingi perjalanan latihan putrinya.
“Usai event ini, Theradina tetap akan menjalani latihan intensif. Target kami berikutnya adalah mengantarkannya kembali mewakili Jawa Barat di Peparnas,” kata Mul.
Dukungan bagi Theradina juga datang dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi. Kepala Disporapar Kota Sukabumi melalui Kepala Bidang Olahraga, Ahmad Ginanjar, menyatakan pihaknya akan mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada para atlet disabilitas berprestasi.
“Bagaimanapun, Theradina sudah mengharumkan nama Kota Sukabumi di tingkat Jawa Barat. Kami berharap ada bentuk apresiasi nyata dari pemerintah,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ahmad menegaskan bahwa pembinaan terhadap atlet disabilitas akan diarahkan melalui NPCI Kota Sukabumi agar lebih terstruktur dan berkesinambungan. “Keberhasilan Theradina bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk berani bermimpi meski dengan keterbatasan,” tegasnya.
Prestasi Theradina bukan hanya sekadar deretan medali, melainkan bukti nyata bahwa kerja keras, dedikasi, serta dukungan lingkungan mampu melahirkan atlet-atlet tangguh dari daerah.
“Ini saatnya Kota Sukabumi memberi perhatian lebih pada atlet disabilitas, karena mereka juga mampu mengharumkan nama daerah di level nasional,” ujar Ahmad.
Dengan torehan prestasi konsisten dari tahun ke tahun, harapan masyarakat Sukabumi kini tertuju pada kiprah Theradina di Peparnas Jakarta 2025.
Jika ia kembali meraih emas, maka namanya akan semakin menguat sebagai salah satu ikon renang disabilitas Jawa Barat yang berpotensi menembus kancah internasional. (rus)






























