SUKABUMITIMES.COM – Setelah penantian panjang, jalan darurat penghubung Bagbagan-Kiaradua di antara Desa Cidadap dan Desa Loji, Kecamatan Simpenan, akhirnya resmi dibuka pada Jumat (28/3/2025).
Jalan darurat ini menjadi solusi sementara setelah Jembatan Bojongkopo amblas akibat tergerus banjir pada 6 Maret 2025 lalu dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Hingga kini, jembatan Bojongkopo yang mengalami kerusakan belum diperbaiki dan diencanakan usai lebaran 1446 H, Namun, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas di jembatan tersebut, sementara kendaraan roda empat dialihkan melalui jalan darurat dengan batasan tertentu.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, menjelaskan bahwa jalan darurat ini hanya bisa dilalui kendaraan roda empat dengan berat maksimal 3 ton.
“Jalan alternatif ini sudah bisa digunakan, tetapi hanya untuk kendaraan jenis minibus, jeep, sedan, dan pick up. Sistem buka-tutup juga diterapkan guna menghindari kemacetan,” jelasnya di lokasi.
Ipda M. Yanuar Fajar juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat musim hujan.
“Jika terjadi hujan deras di jalur Bagbagan-Kiaradua, pengendara diimbau segera menepi dan memastikan kondisi jalan aman sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Selain itu, Ipda Yanuar mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan perjalanan.
“Dengan dibukanya jalan darurat ini, diharapkan arus transportasi di jalur vital Bagbagan-Kiaradua bisa kembali lancar meski masih ada keterbatasan,” terangnya. (stm)































