SUKABUMITIMES.COM – Berdasarkan data yang berhasil dihimpun sukabumitimes.com, ternyata suku Batak yang terbanyak mencetak lulusan sarjana di tahun 2024 yang lalu.
Sedangkan, justru suku Jawa yang notabene mempunyai pendidikan paling banyak, kalah jauh bila dibandingkan dengan jumlah lulusan sarjana dari suku Batak. Sedangkan jika melihat akses dan fasilitas pendidikan di Jawa jauh diatas daerah atau pulau lain di Indonesia.
Sebagaimana tercatat di BPS, suku Batak berada di peringkat pertama dalam mencetak lulusan sarjana di tahun 2024.
Di posisi kedua diisi oleh suku Minangkabau dengan kontribusi secara yang nyaris sama dengan Batak. Minang merupakan suku mayoritas di wilayah Sumatra Barat.
Sementara itu, suku Jawa berada di peringkat 10 dengan kontribusi terpaut jauh dengan Batak dan Minang, yakni 9,56 persen.
Berikut ini merupakan daftar lengkap suku dengan sarjana terbanyak di Indonesia menurut data BPS.
- Batak .18,02 persen
- Minangkabau. 18,00 persen
- Bali 14,54 persen
- Bugis 14,54 persen
- Betawi 14,38 persen
- Melayu 12,67 persen
- Banjar 11, 24 persen
- Jawa 9,56 persen
- Sunda 7,59 persen
- Madura. 4,15 persen
Pengamat sosial Togar Butar-Butar menjelaskan, ini dapat terjadi karena masyarakat Batak kuat dan konsisten untuk meningkatkan kecerdasan intelektual agar dapat menopang kecerdasan kultural mereka. Hal ini terjadi secara turun temurun.
Selain itu, suku Batak juga sangat menekankan keturunan yang sukses, kekayaan, kehormatan sosial. Dengan demikian, suku Batak terus mendorong anak dan keturunan mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.
Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi suku lainnya untuk semakin aktif memprioritaskan pendidikan, karena pendidikan tidak hanya menjadi jalan untuk kesuksesan individu tetapi juga cara untuk memajukan suku dan bangsa.
Dengan fokus pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan, setiap suku dapat mencatatkan kontribusi yang lebih besar di masa mendatang. (*/sya)






























