SUKABUMITIMES.COM – Pasangan Calon (Paslon) Ayep Zaki – Bobby Maulana meskipun belum secara resmi dinyatakan sebagai pemenang dan berhak menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, namun berdasarkan real count yang dilakukan oleh tim pemenangan maupun KPU kota Sukabumi, memperoleh suara terbanyak, yakni sekitar 44 persen.
Nampaknya, tinggal menunggu waktu untuk legal formalnya dalam rapat KPU kota Sukabumi yang akan dilaksakan beberapa hari ke depan. Saat ini, rekapitulasi penghitungan suara sampai pada tahap di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang secara serentak dilaksanakan pada Sabtu (30/11/2024).
Ada wacana menarik yang diungkapkan oleh tim pemenangan pasangan AYEUNA nanti setelah resmi menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2025 – 2030.
Wacana tersebut terkait dengan pengisian jabatan kedinasan di jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi.
Calon Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pasangan AYEUNA berkomitmen untuk mewujudkan tata pemerintahan yang terbuka dan transparan.
“Komitmen ini nanti InsyaAllah akan ditunjukkan dalam melakukan pengisian Jabatan Kedinasan, yakni tanpa mahar dan tanpa syarat apapun,” kata Ayep Zaki kepada sukabumitimes.com melalui keterangan resminya pada Sabtu (30/11/2024).
Bahkan jika ada yang mencoba untuk meminta mahar atau yang sejenisnya, pihaknya memastikan akan diproses secara hukum.
“Bilamana ada pihak-pihak yang meminta mahar dan lain-lain akan diproses secara hukum,” tegasnya.
Sebagai upaya untuk menciptakan pemerintahan yang profesional, maka perlu diakomodir para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi.
“Wali Kota terpilih nantinya akan mengakomodir ASN dilingkungan Pemkot Sukabumi sesuai dengan kompetensi, kemampuan profesional, Integritas dan Kejujuran dan tentu saja akan melibatkan lagi Baperjakat ,” ujar Ayep Zaki yang berpasangan dengan Bobby Maulana dalam Pilkada kota Sukabumi 2024.
Ia melanjutkan, dalam menentukan jabatan pada dinas yang ada di Pemkot Sukabumi akan melalui mekanisme tes kompetensi.
“Setiap ASN akan mengikuti Psikotes dan tes kedinasan lainnya dalam mencapai suatu Jabatan serta menandatangani Pakta Integritas, target dan capaian KPI yang di targetkan,” jelasnya.
Semua upaya tersebut, tidak lain untuk membangun Kota Sukabumi yang bersih dan ber-IMAN.
“Karena Wali Kota terpilih sudah bersumpah dan berjanji untuk Jujur dan Amanah dalam mengemban tugasnya,” pungkasnya. (sya)





























