Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi Gunung Lawu Meninggal Dunia, Karena Penyakit yang Kompleks

SUKABUMITIMES.COM – Para pecinta alam yang suka naik gunung, terutama gunung Lawu yang terletak antara Jawa Tengah dengan Jawa Timur ini pasti mengenal mbok Yem..

Mbok Yem, ya begitu dia disapa oleh para pendaki mengembuskan nafas terakhir dikediamannya di Dusun Dagung, Desa Gonggang di usia 82 tahun

Mbok Yem dikenal luas oleh para pendaki sebagai pemilik warung tertinggi di jalur Lawu. Warung itu menjadi tempat istirahat favorit para pendaki selama puluhan tahun.

Dikabarkan bahwa, sebelum meninggal dunia, mbok Yem memang sudah sakit-sakitan karena memang juga sudah berusia lanjut.

Kondisi kesehatan Mbok Yem terus mengalami penurunan yang cukup mengkhawatirkan. Ia diketahui mengidap pneumonia akut, penyakit yang membuatnya sangat kesulitan untuk bernapas.

Sebelumnya meninggal di rumahnya, mbok Yem sempat menjalani perayaan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Siti Aisyiah, Ponorogo selama beberapa waktu.

“Mbok Yem memang sakitnya komplek, sampai-sampai dirawat tiga dokter spesialis, dokter spesialis paru, dalam, dan jantung,” ujar Humas RSU Aisyiyah Ponorogo, Muh Arbain, dikutip Kamis (24/4/2025).

Selain pneumonia, Mbok Yem juga mengalami pembengkakan tubuh, akibat kadar albumin yang menurun drastis. Gangguan ini turut memperburuk kesehatannya.

“Lalu ada gangguan metabolisme sehingga menyebabkan sesak,” ujar Arbain.

Masalah metabolisme ini membuat kondisi tubuh Mbok Yem semakin melemah dari waktu ke waktu.

“Sempat rawat jalan, namun setelah dua minggu dirawat, justru kondisinya belum juga membaik. Hingga akhirnya Tuhan memanggil mbok Yem di kediamannya,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *