Tiang PJU Berdiri Lampu Mati, Jalan Palabuhanratu -Cisolok Minim Penerangan Tawan Kecelakaan

SUKABUMITIMES.com – Kondisi ruas jalan nasional yang menghubungkan Palabuhanratu dengan Cisolok Kabupaten Sukabumi dikeluhkan sejumlah pengendara. Pasalnya, di beberapa titik jalur tersebut masih minim penerangan pada malam hari, meskipun tiang-tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) telah berdiri di sepanjang jalan.

Kurangnya pencahayaan membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama pada malam hingga dini hari. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terlebih di sejumlah titik yang memiliki tikungan tajam dan medan jalan yang cukup menantang.

Sejumlah pengendara mengaku merasa khawatir ketika melintasi jalur tersebut dalam kondisi gelap. Selain membatasi jarak pandang, minimnya penerangan juga menimbulkan rasa tidak aman bagi pengguna jalan.

“Kalau malam hari banyak titik yang gelap. Padahal sudah ada tiang lampu jalan, tetapi belum berfungsi. Kondisi ini cukup berbahaya karena pandangan terbatas,” ujar Saepulloh (46) salah seorang pengendara yang melintas.

Menurut Saepulloh, tidak hanya berisiko memicu kecelakaan lalu lintas, kondisi gelap nyaris di sepanjang ruas jalan nasional tersebut juga dinilai rawan dimanfaatkan oleh pelaku tindak kriminal.

“Pengendara, khususnya yang bepergian seorang diri atau menggunakan kendaraan roda dua, tidak sedikit yang mengaku waswas saat melintasi lokasi yang minim penerangan,” jelasnya.

Dijelaskan Saepulloh, padahal jalur Palabuhanratu Cisolok sendiri merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan sejumlah kawasan wisata CPUGGp (Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark), dan juga pusat ekonomi, hingga destinasi wisata di wilayah pesisir Kabupaten Sukabumi.

“Tingginya mobilitas kendaraan di jalur ini terutama pada libur akhir pekan membuat keberadaan PJU menjadi kebutuhan penting untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” tuturnya.

“Harapannya saya sebagai warga disini warga Palabuhanratu yang sering melintas ke Cisolok, mudah mudahan segera ada penanganan perbaikan lampu PJU nya,” imbuhnya.

Sementara itu, warga lainnya Kurniawan (51) juga berharap instansi terkait segera melakukan pengecekan dan mengoptimalkan fungsi lampu PJU yang telah terpasang. Dengan berfungsinya penerangan jalan secara maksimal, diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas pada malam hari.

Selain itu, kata Kurniawan lagi, perbaikan sistem penerangan dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung aktivitas warga serta sektor pariwisata yang terus berkembang di kawasan Palabuhanratu dan Cisolok.

“Tentunya dengan jalan yang terang dan aman, pengguna jalan dapat beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa dihantui risiko kecelakaan maupun ancaman kejahatan,” tuturnya.

“Terlebih itu di tanjakan Sukawayana, Citepus, Tenjoresmi dan beberapa titik lainnya terus arah ke Cisolok nya juga padam itu PJU, padahal tiangnya ada, tapi lampu gak nyala, ya meskipun sebagian ada tiang yang sudah lapuk juga belum di ganti, itu akan berbahaya kalau roboh,” paparnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *