Semester 1 2025, Kunjungan Wisatawan ke Kota Sukabumi Capai 1,4 Juta Orang, Bobby: Tol Bocimi Seksi 3 Rampung, Peningkatan 4 Kali Lipat

SUKABUMITIMES.COM – Wakil Wali (Wawali) Kota Sukabumi Bobby Maulana mengungkapkan, kunjungan wisatawan yang berasal dari luar Sukabumi mencapai 1,4 Juta orang di semester 1 tahun 2025.

Hal tersebut diungkapkan Bobby Maulana disela-sela dirinya mendampingi Wali Kota Ayep Zaki dalam kegiatan Pekan Kopi Sukabumi (PAKANSI) beberapa waktu lalu.

“Untuk semester 1 antara Januari hingga Februari 2025 sesuai dengan data dari BPS kunjungan wisatawan dari luar Sukabumi mencapai 1,4 juta orang. Sedangkan untuk semester 2 belum mendapat laporan,” ungkap Wawali Bobby Maulana.

Ia menjelaskan bahwa dari angka tersebut, para wisatawan itu berasal dari luar kota Sukabumi.

“Apakah itu yang berasal dari Jakarta, Bandung, Bogor, Cianjur maupun daerah lain,” jelas Bobby Maulana.

Bobby melanjutkan, tidak menutup kemungkinan wisatawan manca negara juga ada yang masuk ke kota Sukabumi.

“Kota Sukabumi yang banyak dilihat dari manca negara itu salah satunya Lemka, mereka belajar menulis kaligrafi,” lanjutnya.

Salah satu yang menjadi pendorong banyaknya wisatawan berkunjung ke kota Sukabumi itu adalah Tol Bocimi yang sudah sampai di Parungkuda.

“Sehingga transportasi kalau dari jakarta dan sekitarnya sudah lumayan cepat dan lancar, bila dibandingkan melalui jalur yang biasa melalui Ciawi,” bebernya.

Dirinya memprediksikan jia nanti jalan Tol Bocimi seksi 3 sudah Samali di Cibolang, maka angka kunjungan wisatawan bisa mencapai 3 hingga 4 kali lipatnya.

“InsyaAllah bisa sampai empat kali lipat dari yang sebelumnya,” prediksi Bobby Maulana.

Untuk itu, Bobby berharap para pelaku usaha, salah satunya pengusaha kopi ini untuk bersiap-siap menyambut dan memanjakan wisatawan dari luar kota Sukabumi.

“Semoga makin nambah penghasilannya dan juga akan makin banyak pengusaha yang menanamkan investasinya di kota Sukabumi,” harap Bobby.

Selain itu, diharapkan dengan kunjungan wisatawan tersebut juga akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi.

“Apalagi ditengah efisiensi pemangkasan anggaran 21 persen dari pemerintah pusat itu, mau tidak mau di triwulan pertama 2026 kita harus berbenah dalam hal kemandirian fiskal,” tandasnya.

Begitu juga dengan kehadiran kereta wisata Jaka Lalana dari Jakarta ke Cianjur, pasti akan akan ikut berpengaruh terhadap kunjungan dari luar daerah.

“Ada kereta wisata Jaka Lalana, Tol Bocimi sudah sampai di kota Sukabumi tentu akan sangat berpengaruh. Mudah-mudahan jamuan bisa maksimal,” ucapnya.

Sebagai upaya lain menjamu dan mengistimewakan wisatawan, Bobby mengungkapkan bahwa di tahun 2026 ini sarana prasarana termasuk infrastruktur akan ditinggalkan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk terus berkreativitas dan jangan lupa dengan bergabung dengan zamannya. Karena saat ini banyak pelaku UMKM yang hanya cenderung mencari aman saja, mereka harus berani berekspansi ke ranah digital dengan jual secara online maupun promosi melalui media sosial yang ada,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *