SUKABUMITIMES.COM – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Simpenan pada Jumat (5/12/2025) sore menyebabkan sebuah pohon besar dan satu tiang listrik tumbang, hingga menutup sebagian ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua, tepatnya di Kampung Bojongkopo, Desa Loji.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4) harus bergantian melewati jalur yang tertutup material pohon dan tiang listrik. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan cuaca ekstrem dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi mendadak. Kondisi itu membuat pohon besar di tepi jalan tumbang bersamaan dengan satu tiang listrik yang ikut roboh menimpa badan jalan.
“Betul, sekitar pukul 15.30 WIB terjadi cuaca ekstrem yang menyebabkan satu pohon dan satu tiang listrik tumbang menutup sebagian ruas jalan nasional. Lalu lintas sempat tersendat, tetapi situasi masih terkendali,” ujar Dandi.
Lebih lanjut, Dandi menjelaskan, petugas PLN bergerak cepat melakukan evakuasi material yang menghalangi jalur. Pada pukul 16.00 WIB, proses pembersihan berhasil diselesaikan.
“Sehingga arus lalu lintas kembali normal meski diberlakukan sistem satu arah secara bergantian,” jelasnya.
Dandi menegaskan, meski tidak menimbulkan korban, kejadian ini berdampak pada aktivitas dan mobilitas warga sekitar yang sempat terhambat. P2BK Simpenan bersama pemerintah desa, RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, perangkat desa, serta masyarakat turut bersinergi menangani kondisi darurat tersebut.
“Kami sudah melakukan assessment di lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada karena musim penghujan sudah memasuki fase rawan bencana,” tambahnya.
Meski cuaca setelah kejadian berangsur cerah, Dandi menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan, terutama di jalur yang dikelilingi tebing, pepohonan besar, ataupun jaringan listrik yang berpotensi terdampak angin dan hujan deras.
Hingga kini tidak ada laporan kerugian materi signifikan. Sementara itu, rekomendasi dari petugas adalah pembuatan laporan kejadian serta koordinasi lanjutan antara pemerintah desa dan kecamatan untuk upaya mitigasi ke depan.
“Tadi petugas gabungan yang hadir dalam penanganan kejadian tersebut meliputi PLN, P2BK Simpenan, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta warga sekita,” tandasnya. (stm)


























