SUKABUMITIMES.COM – Momentum Hari Lahir (Harlah) ke-52 Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi dimanfaatkan untuk menggelar program peningkatan kompetensi bagi 1.000 guru.
Kegiatan ini digelar berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, pada Jumat (8/8/2025).
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengajak KNPI aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk di sektor ekonomi kreatif.
Dia menambahkan, kolaborasi harus dibangun dengan komunikasi yang intens, produktif, dan efektif.
“Kota Sukabumi membutuhkan kreator pembangunan karena tidak memiliki sumber daya alam seperti gunung, hutan, atau laut,” ujarnya.
Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Nurul Jaman Hadi, menyampaikan bahwa tema kegiatan adalah peningkatan kualitas guru. Tujuannya, menjadikan guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga inspirator bagi masa depan siswa.
Rangkaian agenda mencakup seminar nasional dan pelatihan keterampilan mengajar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran. Dengan demikian waktu tidak terbuang percuma untuk hal di luar proses pembelajaran.
Kadisdikbud Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menjelaskan program peningkatan kompetensi guru ini masih dalam tahap perintisan.
Fokus utamanya diarahkan pada sekolah penerima BOS Kinerja, yakni sekolah berprestasi, inovatif, dan kreatif berdasarkan rapor pendidikan serta asesmen nasional.
Punjul menegaskan, bukan berarti sekolah lain berkinerja buruk, melainkan indikator pusat belum sepenuhnya terpenuhi. “Semoga tahun depan semakin banyak sekolah yang bisa meraih BOS Kinerja,” pungkasnya. (uml/rus)

























