SUKABUMITIMES.com — Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa jabatan sebagai kepala daerah merupakan amanah yang memiliki batas waktu dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ayep saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pemberdayaan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Sriwidari di Ruper Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Gunungpuyuh, Lurah Sriwidari, perwakilan Kejaksaan sebagai narasumber, Babinsa, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
“Sebagai kepala daerah, saya memiliki amanah dan masa jabatan yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Amanah ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun kebaikan bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ujar Ayep.
Menurutnya, amanah tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah daerah bersama seluruh jajaran hingga tingkat kelurahan, kata dia, memiliki kewajiban untuk menjalankan pemerintahan dengan berpegang pada nilai kebenaran, kejujuran, dan keadilan.
“Kita harus menjalankan pemerintahan ini dengan kebenaran, kejujuran dan keadilan. Itu yang harus menjadi pegangan kita dalam melayani masyarakat,” katanya.
Ayep pun mengingatkan seluruh perangkat pemerintahan agar menjauhi berbagai tindakan yang bertentangan dengan hukum maupun nilai moral. Ia menyinggung sejumlah perbuatan yang harus dihindari, mulai dari berbohong, menipu, mencuri, perbuatan asusila, berjudi hingga menggunakan narkoba.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi perbuatan syirik, iri dan dengki, serta segala bentuk kekerasan dan pembunuhan.
“Kalau nilai kebenaran, kejujuran dan keadilan ini kita jalankan secara konsisten, saya yakin itu akan menjadi salah satu landasan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat Kota Sukabumi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep juga meminta camat, lurah, RT dan RW untuk terus aktif mendorong masyarakat memenuhi berbagai kewajiban, termasuk pembayaran pajak kendaraan bermotor dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2.
Menurutnya, peran aparatur di tingkat kewilayahan sangat penting karena menjadi unsur pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Seluruh unsur pemerintahan sampai tingkat kelurahan bersama masyarakat memiliki peran penting dalam membangun Kota Sukabumi,” ujar Ayep.
Ia juga meminta jajaran kewilayahan memberikan pendampingan kepada calon pekerja migran, mengoptimalkan peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), serta terus menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
“Camat, lurah, RT dan RW ini sangat dekat dengan masyarakat. Karena itu, perannya sangat strategis, baik dalam memberikan pendampingan, mengajak masyarakat memenuhi kewajibannya, maupun menjaga lingkungan tetap aman dan bersih,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ayep meminta doa dan dukungan masyarakat terhadap berbagai rencana pembangunan yang tengah disiapkan Pemerintah Kota Sukabumi. Salah satu gagasan yang disampaikannya adalah pembangunan kawasan baru di atas lahan sekitar 70 hektare.
“Kita punya gagasan untuk membangun kawasan baru. Luas lahannya kurang lebih 70 hektare dan kami berharap kawasan ini nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ungkap Ayep.
Selain kawasan baru tersebut, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan rencana pengembangan kawasan industri baru sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD.
“Kita ingin pembangunan ini memberikan dampak nyata. Bukan hanya membangun kawasan, tetapi bagaimana pembangunan itu bisa menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan ekonomi dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ayep berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian dan memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang akan dijalankan.
“Kalau pemerintah dan masyarakat bisa berjalan bersama, saling mendukung dan saling menguatkan, insyaallah pembangunan akan berjalan berkelanjutan. Tujuan kita jelas, bagaimana Kota Sukabumi menjadi semakin maju, makmur, aman dan sejahtera,” pungkasnya. (rus)

































