SUKABUMITIMES.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) melalui Fuel Terminal (FT) Tasikmalaya bersama mitra binaan Bank Sampah Resik Sauyunan membagikan fasilitas tempat sampah kepada warga RW 03, Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya pada Sabtu (16/8/2026).
Sejak tahun 2024, Bank Sampah Resik Sauyunan menjadi bagian dari program Katasik Ar-Razaq dengan 12 anggota yang aktif mengajak masyarakat untuk mengelola sampah dari rumah. Bank sampah Resik Sauyunan telah memiliki 47 nasabah yang secara rutin berpartisipasi dalam kegiatan pengelolaan sampah. Setiap Sabtu, sampah warga dikumpulkan dan dipilah untuk dikelola, dengan sampah anorganik yang terkumpul mencapai sekitar 60kg/bulan. Sementara itu, sampah residu yang tidak dapat diolah akan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya.
Sebanyak 47 tempat sampah dan satu unit gerobak sampah disalurkan kepada warga RW 03, selain itu warga juga diberikan sosialisasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik. Pemberian manfaat ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk bisa bertanggung jawab dalam memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah.
Perwakilan Bank sampah Resik Sauyunan, Komarudin, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pertamina dalam memperkuat upaya dalam menjaga lingkungan.
“Kami berterima kasih kepada Pertamina atas manfaat yang telah diberikan. Kami berharap dengan adanya dukungan ini dapat mendorong masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap lingkungan bersih,” ujar Komarudin.
Warga penerima manfaat, Anna, menyampaikan rasa terima kasih atas manfaat yang diberikan oleh Pertamina.
“Alhamdulillah, adanya tempat sampah ini sangat membantu kami untuk bisa memilah sampah organik dan anorganik. Semoga kebiasaan ini bisa terus dilakukan dalam keseharian warga yang lain,” ujar Anna.
Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Regional JBB, Arya Yusa Dwicandra menyatakan bahwa pengelolaan sampah yang baik dapat dimulai dari kebiasaan sederhana di tingkat rumah tangga.
“Melalui kolaborasi dengan Bank sampah Resik Sauyunan, kami berharap fasilitas dan juga edukasi yang telah diberikan dapat menumbuhkan budaya pengelolaan sampah yang baik sehingga menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” ujar Arya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pencapaian (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin 12 tentang Menjamin Pola Produksi dan Konsumsi yang Berkelanjutan dan menggunakan Sumber Daya Alam secara bijak serta poin 17 tentang Kemitraan untuk mencapai tujuan, melalui kolaborasi yang terjalin antara Pertamina, masyarakat, dan pemerintah. (*/sya)































