SUKABUMITIMES.com – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, masih ada warga lanjut usia yang menjalani hari-harinya dalam kesunyian dan keterbatasan. Salah satunya adalah Ma Yani, lansia yang tinggal seorang diri di Kampung Simpang RT 01/02, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Kondisi Ma Yani mendapat perhatian langsung dari Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, yang datang menyambangi kediamannya melalui kegiatan anjangsana, Senin (10/8/2026)
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik kedatangan orang nomor satu di jajaran Polres Sukabumi itu, terselip pesan tentang pentingnya kepedulian terhadap warga yang berada dalam kondisi rentan.
Ma Yani diketahui hidup seorang diri dan tidak memiliki sanak saudara yang tinggal bersamanya. Dalam kesehariannya, ia bahkan masih menumpang di rumah warga.
Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Ma Yani mengandalkan bantuan dari para tetangga. Kondisi kesehatannya pun mulai menurun dan ia kerap mengalami sakit. Keterbatasan tersebut membuat perhatian dari lingkungan sekitar menjadi sangat berarti bagi Ma Yani.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Sukabumi tidak datang seorang diri. Ia didampingi Tim Sidokkes Polres Sukabumi yang langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kesehatan Ma Yani. Tim medis memberikan pelayanan kesehatan dan melakukan pengecekan sesuai dengan kondisi yang dialami lansia tersebut.
Selain memastikan kondisi kesehatannya, Kapolres Sukabumi juga menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan sehari-hari. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar Ma Yani sekaligus meringankan beban hidup yang selama ini harus dijalaninya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Sukabumi dalam mengimplementasikan semangat “Bhayangkara Jaga dan Rawat Sukabumi.”
Semangat tersebut tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dengan hadir secara langsung ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan bantuan.
Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi mengatakan, anjangsana tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan.
“Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk merawat dan memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang hidup dalam keterbatasan,” ujar Benny.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan kebersamaan antara pemerintah, kepolisian, serta masyarakat untuk memastikan warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian. Polres Sukabumi pun akan terus berupaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan bantuan.
“Semoga kunjungan dan bantuan yang kami berikan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat dan dukungan moril kepada Ibu Ma Yani,” katanya.
Benny juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan sosial di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan sosial, sehingga tidak ada warga yang merasa sendiri dalam menghadapi keterbatasan,” tambahnya.
Bagi Ma Yani, kedatangan Kapolres Sukabumi bersama Tim Sidokkes bukan hanya menghadirkan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari dan pelayanan kesehatan. Kehadiran tersebut juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moril bagi seorang lansia yang selama ini menjalani kehidupan seorang diri.
Respons positif pun datang dari Ma Yani dan masyarakat sekitar. Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari hal sederhana: datang, melihat kondisi warga secara langsung, mendengarkan keluhannya, kemudian memberikan bantuan sesuai kebutuhan.
Melalui anjangsana tersebut, Polres Sukabumi kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan semangat Bhayangkara Jaga dan Rawat Sukabumi di tengah masyarakat.
“Bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga kami hadir untuk melayani, membantu dan merawat kepedulian sosial agar masyarakat, termasuk mereka yang hidup dalam keterbatasan, tidak merasa berjalan sendirian,” tandasnya. (stm)
































