SUKABUMITIMES.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi melantik pengurus MUI tingkat kecamatan se-Kota Sukabumi bertepatan dengan peringatan Milad ke-51 MUI Kota Sukabumi di Gedung Pusat Kajian Islam (Puskaji) pada Rabu (29/7/2026).
Salah satu yang dilantik adalah Mama Cep Nasrullah Abdul Karim sebagai Ketua MUI Kecamatan Gunungpuyuh untuk masa khidmat 2026–2031.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran MUI hingga tingkat kecamatan dalam membina kehidupan keagamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan sinergi antara ulama dan pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan sosial di masyarakat.
Acara dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Ketua MUI Provinsi Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein, Ketua MUI Kota Sukabumi KH Ahmad Nawawi Sadili, jajaran Kementerian Agama, para camat, lurah, tokoh agama, serta pengurus MUI dari seluruh kecamatan di Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Bobby Maulana menyampaikan bahwa MUI telah membuktikan konsistensinya selama lebih dari lima dekade sebagai mitra strategis pemerintah dalam membina umat, menjaga akidah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menciptakan kehidupan beragama yang harmonis.
“Saya mengajak para ulama untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menyampaikan dakwah di era digital melalui penguatan pendidikan akhlak dan literasi digital,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua MUI Jawa Barat KH Aang Abdullah Zein mengingatkan agar seluruh pengurus MUI terus menjalankan tiga fungsi utama organisasi, yakni sebagai pelayan umat, penjaga umat, dan mitra strategis pemerintah. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bagi Kecamatan Gunungpuyuh, pelantikan Mama Cep Nasrullah Abdul Karim menjadi amanah besar untuk memperkuat pembinaan keagamaan, membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, serta menjaga persatuan dan kerukunan umat di wilayahnya selama masa khidmat 2026–2031.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum lahirnya kepengurusan baru MUI tingkat kecamatan yang diharapkan mampu membawa organisasi semakin dekat dengan masyarakat serta berkontribusi dalam mewujudkan Kota Sukabumi yang religius, harmonis, dan berkarakter. (rus)

































