SUKABUMITIMES.com – Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/7/2026), mengakibatkan dua insiden pohon tumbang yang berdampak pada robohnya tiang listrik di dua lokasi berbeda.
Peristiwa tersebut sempat memicu kemacetan di ruas Jalan Nasional Bagbagan – Kiara Dua, memutus aliran listrik, serta menyebabkan kerusakan ringan pada sebuah rumah warga.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan bersama unsur terkait bergerak cepat melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian sehingga dampak yang ditimbulkan dapat segera diatasi.
P2BK Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan, kejadian pertama terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Kampung Cimapag, Desa Loji. Angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa kabel listrik hingga membuat tiang listrik roboh melintang di ruas Jalan Nasional Bagbagan – Kiara Dua.
“Akibat kejadian tersebut arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan karena tiang listrik menutup badan jalan,” ujar Dandi dalam keterangan yang diterima sukabumitimes.com.
Namun, kata Dandi, berkat kerja sama warga, petugas PLN, pemerintah setempat, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, material pohon dan tiang listrik berhasil disingkirkan sehingga sekitar pukul 14.00 WIB arus lalu lintas kembali normal.
“Pada hari yang sama sekitar pukul 17.30 WIB, kejadian serupa kembali terjadi di Kampung Pamipiran RT 001/004, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan. Pohon tumbang akibat terpaan angin kembali menimpa jaringan listrik hingga menyebabkan tiang listrik roboh,” tuturnya.
Lebih lanjut Dandi menerangkan, Insiden kedua mengakibatkan aliran listrik di sebagian wilayah Desa Sangrawayang terputus. Selain itu, satu unit rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap depan akibat tertimpa material.
“Tidak hanya itu, akses jalan desa menuju Kampung Pamipiran juga sempat terhambat. Kendaraan roda empat untuk sementara waktu tidak dapat melintas hingga proses pembersihan dilakukan,” ucapnya.
Beruntung, tegas Dandi, dalam dua kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saat ini, petugas gabungan masih melakukan proses pembersihan material pohon dan tiang listrik serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, Forkopimcam Simpenan, dan pihak PLN untuk memastikan kondisi kembali aman serta layanan kelistrikan segera pulih.
“Tadi tim gabungan unsur kecamatan telah melakukan asesmen lapangan dan pendataan dampak kejadian. Adapun nilai kerugian material masih dalam proses pengkajian,” tandasnya. (stm)
































