SUKABUMITIMES.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) memastikan ketersediaan stok Biosolar di SPBU 34.156.06 Rest Area KM 43A Tangerang-Merak dalam kondisi aman, menyusul beredarnya video antrean panjang kendaraan di lokasi tersebut pada Jumat (4/9/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Reno Fri Daryanto mengatakan, antrean yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan atau kekosongan stok BBM, melainkan karena meningkatnya aktivitas kendaraan truk logistik yang melakukan pengisian sebelum menyeberang menuju Sumatera.
“Berdasarkan hasil pemantauan dan konfirmasi di lapangan, antrean tersebut terjadi karena tingginya intensitas kendaraan truk logistik yang melakukan pengisian BBM di SPBU Rest Area wilayah Banten sebelum melakukan penyeberangan ke Sumatera,” ujar Reno.
Ia menegaskan seluruh produk BBM di SPBU 34.156.06 Rest Area KM 43A Tangerang-Merak masih tersedia dan pelayanan berjalan normal.
“Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh produk di SPBU 34.156.06 Rest Area KM 43A masih tersedia dan tidak terjadi kekosongan stok,” katanya.
Menurut Reno, kondisi antrean saat ini juga sudah kembali normal dan tidak seperti yang terlihat dalam unggahan video sebelumnya.
“Kondisi antrean di SPBU pagi ini juga terpantau normal, tidak terdapat antrean panjang seperti pada pemberitaan sebelumnya,” jelasnya.
Reno menyebut, peningkatan kebutuhan Biosolar di SPBU tersebut memang mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan catatan Pertamina, terjadi peningkatan permintaan sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata bulan sebelumnya.
“Sebagai informasi tambahan, terdapat kenaikan demand Biosolar di SPBU 34.156.06 sebesar 10 persen dalam tiga bulan terakhir dibanding rata-rata bulan sebelumnya,” ungkap Reno.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga Regional JBB terus melakukan koordinasi dengan Fuel Terminal Tanjung Gerem untuk memastikan distribusi BBM berjalan optimal, terutama ke SPBU yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.
“Kami terus berkoordinasi dengan Fuel Terminal Tanjung Gerem untuk memastikan percepatan penyaluran ke SPBU kritis, khususnya SPBU Rest Area,” tutur Reno.
Selain menjaga ketersediaan stok, Pertamina juga melakukan optimalisasi pelayanan dengan menambah pengaturan petugas di lapangan.
“Kami juga mengoptimalkan jumlah petugas pelayanan dan Marshall pada jam sibuk untuk mempercepat proses pengisian dan mengurangi antrean,” tambahnya.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” pungkas Reno.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui email pcc135@pertamina.com. (*/sya)



























