SUKABUMITIMES.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo terus memperluas perannya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM-K).
Selain menyediakan layanan penjaminan kredit untuk mempermudah akses pembiayaan, perusahaan juga aktif meningkatkan kualitas sumber daya pelaku usaha melalui berbagai program pengembangan kapasitas.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Literasi Keuangan dan Product-Market Fit bertema “Unlock UMKM 2026: Kelola Cuan, Kuasai Pasar”.
Kegiatan ini bertujuan membekali pelaku UMKM dengan kemampuan mengelola keuangan usaha secara lebih baik sekaligus memahami strategi menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Program pelatihan tersebut digelar secara bertahap di 10 kota sepanjang tahun 2026, meliputi Serang, Banyuwangi, Pekanbaru, Palembang, Kuningan, Sukoharjo, Madiun, Makassar, Manado, dan Banjarmasin.
Melalui kegiatan ini, Jamkrindo ingin menciptakan pelaku UMKM yang semakin siap menghadapi tantangan bisnis sekaligus mampu memanfaatkan peluang pasar secara optimal.
Sekretaris Perusahaan PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), Akhmad Albaasithu, mengatakan bahwa penguatan kompetensi pelaku usaha merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembiayaan yang diterima UMKM.
Ia menilai, akses modal yang semakin terbuka perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola usaha secara profesional agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan.
Oleh sebab itu, Jamkrindo tidak hanya berperan sebagai perusahaan penjaminan kredit, tetapi juga menjadi mitra pemberdayaan bagi pelaku UMKM melalui berbagai program edukasi.
“Pemahaman mengenai literasi keuangan akan membantu pelaku usaha menyusun perencanaan bisnis yang lebih sehat, sedangkan penguasaan konsep product-market fit akan memudahkan mereka menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya, Kamis (2/7).
Akhmad berharap, seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan ke dalam aktivitas usahanya sehari-hari.
Dengan demikian, UMKM tidak hanya lebih siap mengakses pembiayaan formal, tetapi juga mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.
Sebagai bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem UMKM yang kuat melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian, lembaga, dan berbagai pemangku kepentingan.
Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan UMKM yang lebih produktif, inovatif, serta berkontribusi lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (*/uml)





























