SUKABUMITIMES.com — Kebanggaan tengah menyelimuti Kota Sukabumi. Tiga model remaja berbakat asal daerah ini sukses menorehkan prestasi di ajang modeling internasional di Vietnam dan Singapura. Atas capaian tersebut, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara langsung menerima kunjungan mereka di ruang kerjanya, Selasa (14/6/2026).
Ketiga model muda yang menjadi sorotan tersebut adalah Nadia Putri Ramadhani, siswi SDN Cipanengah CBM, Rafa Elviana Supriatna dari SD Pasim, serta Aurin Julianti. Mereka merupakan putri dari pasangan Ucup Supriatna dan Epi Sumanti, yang selama ini aktif mendukung perjalanan karier anak-anaknya di dunia modeling.
Dalam kunjungan tersebut, ketiganya juga didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Sukandar.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Wali Kota Ayep Zaki mengaku bangga atas capaian para model muda tersebut yang dinilai mampu membawa nama baik Sukabumi ke level internasional.
“Saya sudah bertemu dan memberikan support. Ke depan kita ingin membangun ekosistem industri kreatif di Kota Sukabumi, salah satunya di sektor seni model,” ujar Ayep Zaki.
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Sukabumi memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat global, asalkan mendapatkan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan.
Ayep juga menekankan pentingnya semangat pantang menyerah bagi generasi muda dalam meraih cita-cita. Ia menyebutkan bahwa saat ini Kota Sukabumi telah memiliki wadah pembinaan yang cukup baik, salah satunya melalui Sanggar Kamino yang fokus melatih model pemula.
“Sebelumnya juga sudah ada yang berprestasi seperti Diva dan Lakeisya dari Sanggar Kamino. Ini menunjukkan potensi anak-anak kita sangat besar,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ayep Zaki memastikan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi akan terus hadir dalam mendukung perkembangan talenta muda, khususnya di sektor kreatif yang dinilai memiliki prospek cerah.
“Kami akan mendorong sanggar model seperti Kamino untuk terus melatih talenta Kota Sukabumi dan mengikuti berbagai ajang, baik nasional maupun internasional. Tapi tentu harus berjenjang, memilih kompetisi yang sesuai, tidak langsung terlalu tinggi,” jelasnya.
Ia pun mengibaratkan perjalanan karier di dunia modeling seperti kompetisi sepak bola yang memiliki jenjang liga, mulai dari tingkat bawah hingga ke level tertinggi secara bertahap.
Pendekatan tersebut, kata Ayep, penting agar para talenta muda tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan pengalaman yang matang dalam menghadapi persaingan.
“Dampaknya bukan hanya untuk Kota Sukabumi, tetapi juga bagi anak-anak itu sendiri. Sukabumi sejak dulu dikenal sebagai kota yang melahirkan banyak talenta seni hingga tingkat nasional,” pungkasnya. (*/sya)



























