SUKABUMITIMES.com – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, menggelar rapat koordinasi pada Jumat (10/4/2026).
Rapat ini difokuskan untuk mempersiapkan pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat kecamatan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antar guru melalui kegiatan halal bihalal.
Kegiatan yang berlangsung di SDN Lembursitu 2 tersebut dihadiri seluruh guru PJOK se-Kecamatan Gunungpuyuh. Rapat dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, sesuai dengan surat undangan bernomor 031/KKG PJOK-GPY/IV/2026.
Ketua KKG PJOK Gunungpuyuh, Didin Abidin, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi langkah awal dalam mematangkan berbagai persiapan teknis pelaksanaan O2SN tingkat kecamatan.
“Pertemuan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, termasuk pembentukan panitia agar pelaksanaan O2SN dapat berlangsung lancar,” ujar Adin.
Selain membahas teknis pelaksanaan O2SN, rapat juga mengagendakan pemilihan sekretaris KKG PJOK serta kegiatan halalbihalal. Menurut Didin, halalbihalal penting untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan para guru PJOK di wilayah tersebut.
Ia menegaskan, partisipasi aktif seluruh guru sangat dibutuhkan demi menyukseskan program kerja KKG, termasuk dalam upaya mencetak prestasi siswa.
“Dengan koordinasi yang baik, kami optimistis O2SN tingkat kecamatan dapat terlaksana maksimal dan melahirkan siswa-siswa berprestasi. Kami menargetkan bisa meraih juara umum,” katanya.
Lebih lanjut, Didin menyampaikan bahwa KKG PJOK Gunungpuyuh menargetkan siswa-siswi dapat melaju hingga tingkat provinsi. Hal ini disesuaikan dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) O2SN, di mana peserta berasal dari siswa kelas III hingga kelas V sekolah dasar.
Terdapat lima cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam O2SN tingkat kecamatan, yakni bulu tangkis, renang, pencak silat, senam, dan atletik. Dari lima cabang tersebut, KKG PJOK Gunungpuyuh menaruh harapan besar pada cabang renang, pencak silat, dan senam untuk meraih prestasi terbaik.
“Kami akan memaksimalkan potensi di cabang unggulan seperti renang, silat, dan senam, dengan harapan bisa menjadi juara umum,” ujarnya.
Didin juga menekankan pentingnya apresiasi terhadap siswa yang berpartisipasi dalam ajang O2SN. Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan bakat olahraga sejak dini.
“Anak-anak yang berprestasi harus kita apresiasi. Mereka yang menjadi juara di tingkat kecamatan akan mewakili ke tingkat kota,” jelasnya.
Melalui proses seleksi, nantinya akan dipilih masing-masing tiga peserta terbaik putra dan putri dari setiap cabang olahraga untuk melaju ke tingkat kota.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan jasmani di Kecamatan Gunungpuyuh, sekaligus memperkuat kolaborasi antar tenaga pendidik dalam mencetak generasi yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing di bidang olahraga. (rus).


























