Kinerja Moncer 2025, Jamkrindo Tancap Gas Perluas Akses UMKM Naik Kelas

SUKABUMITIMES.com – Kinerja impresif ditunjukkan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sepanjang 2025. Tak hanya mencatat pertumbuhan bisnis yang solid, perusahaan juga dinilai berhasil memperluas dampak ekonomi melalui penguatan UMKM dan koperasi di berbagai sektor.

Apresiasi tersebut disampaikan Indonesia Financial Group (IFG) selaku holding, yang melihat Jamkrindo mampu menjaga keseimbangan antara kinerja keuangan dan kontribusi sosial.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Jamkrindo membukukan volume penjaminan mencapai Rp247,57 triliun. Capaian itu turut menjangkau lebih dari 5,56 juta pelaku UMKM dan koperasi di seluruh Indonesia, mempertegas perannya dalam memperluas inklusi keuangan.

Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa model bisnis berkelanjutan mampu berjalan seiring dengan pertumbuhan perusahaan.

“Jamkrindo tidak hanya menunjukkan ketahanan bisnis, tetapi juga konsistensi dalam mendorong UMKM agar berkembang dan memiliki daya saing. Ini selaras dengan upaya kami menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” kata dia, Jumat (10/4/2026).

Dari sisi finansial, Jamkrindo mencatat laba bersih sebesar Rp1,05 triliun dengan total aset Rp30,86 triliun. Kinerja ini didukung oleh strategi pengelolaan risiko yang terukur di tengah peningkatan aktivitas penjaminan.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Krisna Johan, menegaskan pihaknya akan terus memperkuat peran sebagai katalis pertumbuhan UMKM melalui inovasi layanan dan program pemberdayaan.

“Kami akan terus mendorong UMKM dan koperasi agar tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang secara berkelanjutan dan memberi kontribusi nyata bagi ekonomi,” katanya.

Selain menghadirkan akses penjaminan, Jamkrindo juga aktif memperluas program pemberdayaan, mulai dari peningkatan kapasitas usaha hingga membuka akses pasar yang lebih luas. Perhatian juga diberikan pada kelompok inklusif, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.

Dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), IFG menilai langkah Jamkrindo menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus menciptakan pertumbuhan yang lebih merata dan berkelanjutan. (*/uml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *