SUKABUMITIMES.com — Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan pengawasan dalam tubuh perusahaan daerah, menyusul penunjukan Achmad Barlian sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Sukabumi.
“Keputusan ini diambil seiring dengan kebutuhan untuk memperkuat sistem pengendalian internal dan memastikan operasional perusahaan berjalan secara profesional, transparan, serta sesuai dengan prinsip akuntabilitas publik,” ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Menurut Ayep, penunjukan tersebut bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Sukabumi dalam membenahi kinerja badan usaha milik daerah agar lebih optimal dan dipercaya masyarakat.
Ia menegaskan, fungsi Dewan Pengawas ke depan harus benar-benar dijalankan secara maksimal, terutama dalam mencegah potensi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Fungsi pengawasan diarahkan untuk mencegah potensi terjadinya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Dengan pengawasan yang ketat dan berintegritas, seluruh proses bisnis perusahaan diharapkan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum dan prinsip etika yang berlaku,” jelasnya.
Ayep juga menyebut, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat implementasi good corporate governance di lingkungan Perumda BPR Kota Sukabumi.
“Penetapan ini juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik serta meningkatkan kualitas pengawasan di lingkungan badan usaha milik daerah,” terangnya.
Lebih lanjut, Ayep berharap Achmad Barlian mampu membawa perubahan signifikan dalam kinerja perusahaan, termasuk meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Dengan dipercayakannya posisi Ketua Dewan Pengawas, saya berharap mampu mendorong terciptanya kinerja perusahaan yang sehat, berkelanjutan dan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan kinerja tersebut harus diwujudkan melalui sejumlah aspek penting, mulai dari efisiensi operasional hingga penguatan manajemen risiko.
“Hal ini meliputi peningkatan efisiensi operasional, transparansi dalam pengelolaan keuangan, serta penguatan sistem manajemen risiko di tubuh Perumda BPR Kota Sukabumi. Dengan pengawasan yang efektif, kinerja perusahaan diharapkan semakin optimal sehingga mampu memberikan dividen yang signifikan bagi daerah. Peningkatan PAD ini penting,” katanya.
Selain itu, Ayep juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas internal organisasi agar target perusahaan dapat tercapai secara maksimal.
“Oleh karena itu, diharapkan mampu memastikan pencapaian target-target kinerja perusahaan secara maksimal, sekaligus menjaga stabilitas dan kondusivitas internal organisasi,” tambahnya.
Ia menilai profesionalitas dalam menjalankan fungsi pengawasan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif di tubuh perusahaan daerah.
“Profesionalitas dalam menjalankan fungsi pengawasan menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Ini adalah momentum bagi Perumda BPR Kota Sukabumi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya dalam sektor keuangan mikro dan perbankan daerah,” paparnya.
Ayep kembali menegaskan harapannya agar kepemimpinan baru di Dewan Pengawas mampu membawa dampak positif secara menyeluruh.
“Jika pengawasan kuat, perusahaan dapat tumbuh berkelanjutan dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. Saya berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat akuntabilitas, terutama meningkatkan kepercayaan publik, serta mendorong kemajuan perusahaan secara menyeluruh di masa mendatang,” pungkasnya. (*/sya)





























