SUKABUMITIMES.com – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa salah satu permasalahan mengapa Sekolah Rakyat belum direalisasikan hingga saat ini adalah terkendala dengan permasalahan lahan.
Hal ini diungkapkan Wali Kota Ayep Zaki kepada sukabumitimes.com sesaat setelah menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi yang berlangsung di Lapang Merdeka (Lapdek) pada Rabu (1/4/2026).
“Kendalanya Kota Sukabumi ini tidak mempunyai tanah seperti yang sudah ditentukan dari pemerintah pusat,” ungkap Ayep Zaki.
Ayep menjelaskan, untuk merealisasikan Sekolah Rakyat itu mengenai lahan yang harus dipersiapkan sudah diatur semuanya oleh pemerintah pusat.
“Lahan tersebut berupa tanah yang flat dengan luas antara 5 hingga 7 hektar. Dan Kota Sukabumi tidak mempunyai lahan yang seluas itu,” jelasnya.
Masih kata Ayep, sebanyak pemerintah kota mempunyai tanah, namun kondisinya miring, sehingga perlu ada pengolahan tanah terlebih dahulu.
“Nah, disini juga menjadi kendala, untuk mengolah tanah tersebut memerlukan pendanaan yang tidak sedikit, pengolahannya sambat mahal,” ujarnya.
Sebagian langkah alternatif yang bisa dilakukan oleh Pemkot Sukabumi saat ini adalah akan mengusahakan terlebih dahulu membuat Sekolah Perintis.
“Nah, sehingga kita usahakan akan membikin dulu Sekolah Perintis, Sekolah Rakyat, ya, seperti itu. Sebagai langkah selanjutnya saya akan membicarakan terlebih dahulu dengan Dinsos dan Disdik untuk membuat Sekolah Perintis Rakyat,” pungkasnya. (sya)


























