SUKABUMITIMES.com – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Sukabumi di bawah kepemimpinan Tantan Sutandi menggelar rapat pleno pertama yang dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Sukabumi.
Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Persatuan, Menguatkan Kebersamaan: Semangat Baru Pemuda Kota Sukabumi” tersebut berlangsung di Cafe Gren Riung, Sabtu (7/3/2026).
Rapat pleno perdana pada bulan Ramadan ini dipimpin langsung Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi Tantan Sutandi bersama jajaran pengurus. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan yang menjadi bagian dari unsur KNPI Kota Sukabumi.
Sekretaris Jenderal DPD KNPI Kota Sukabumi, Mauly Pahlevi Prawira, mengatakan rapat pleno ini menjadi momentum awal untuk membahas langkah strategis organisasi ke depan. Dalam sidang tersebut, kata dia, terdapat beberapa agenda penting yang dibahas, di antaranya persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang direncanakan berlangsung pada April hingga Mei mendatang.
Selain itu, KNPI juga membahas pembentukan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) melalui musyawarah tingkat kecamatan. Hingga saat ini, baru satu kecamatan yang telah membentuk DPK, sementara enam kecamatan lainnya ditargetkan akan menyusul setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Insyaallah setelah Idul Fitri kita akan melaksanakan musyawarah di enam kecamatan lainnya, sehingga struktur organisasi KNPI Kota Sukabumi memiliki pondasi yang lebih kuat hingga tingkat kecamatan,” ujar Mauly.
Dalam rapat tersebut, pengurus KNPI juga menyoroti persoalan dana hibah bagi organisasi kepemudaan. Menurut Mauly, pihaknya meminta pemerintah daerah agar mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dan penyaluran dana hibah kepada organisasi kepemudaan.
Ia menegaskan bahwa dana hibah merupakan hal yang sensitif dan tidak seharusnya hanya diberikan kepada satu kelompok tertentu.
KNPI berharap pemerintah daerah dapat bersikap adil agar kondusivitas organisasi kepemudaan di Kota Sukabumi tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi Tantan Sutandi menjelaskan bahwa kepengurusan KNPI periode 2025–2028 mengusung visi bertajuk “BERLENTERA.” Jargon tersebut merupakan akronim dari Berprinsip, Enterpreneurship, Leadership, dan Berdaya yang menjadi arah gerak organisasi dalam membangun potensi pemuda di Kota Sukabumi.
Dalam rapat pleno tersebut juga dibahas sejumlah langkah strategis organisasi, di antaranya rekonstruksi atau penyegaran kepengurusan serta penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.
“Kita akan terus melakukan konsolidasi organisasi hingga seluruh kecamatan memiliki DPK.
Setelah Idul Fitri, agenda Rakerda juga akan segera kita lanjutkan sebagai bagian dari penguatan program kerja organisasi,” ujar Tantan.
Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian pemerintah daerah dalam menyalurkan dana hibah organisasi kemasyarakatan.
Menurutnya, hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 yang mengatur tertib administrasi pengelolaan dana hibah.
Tantan menambahkan bahwa jika pemerintah daerah akan menyalurkan dana hibah kepada unsur kepemudaan, maka proses tersebut sebaiknya didahului dengan musyawarah mufakat di antara berbagai unsur atau irisan KNPI yang ada di Kota Sukabumi.
Selain itu, ia juga menyinggung fasilitas sekretariat KNPI yang merupakan hak pemuda Kota Sukabumi. Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan dapat bersikap adil dalam memberikan fasilitas tersebut kepada unsur KNPI yang ada.
“Jika pemerintah daerah memfasilitasi, maka kedua irisan KNPI di Kota Sukabumi juga harus mendapatkan fasilitas yang sama. Namun jika hanya sebagian yang difasilitasi, maka untuk sementara sekretariat KNPI sebaiknya dikosongkan terlebih dahulu demi menjaga kondusivitas pemuda di Kota Sukabumi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, KNPI Kota Sukabumi juga berencana membentuk sejumlah organ pendukung atau underbow organisasi, di antaranya Lembaga Bantuan Hukum (LBH), bidang pertahanan dan keamanan (Hankam), serta bidang ekonomi dan kesejahteraan.
Melalui organ-organ tersebut, KNPI berkomitmen untuk mengawal serta memberikan masukan terhadap berbagai program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tentu kami mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo. Sebagai unsur pemuda, kami juga akan ikut mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program MBG agar berjalan efektif demi kemajuan Kota Sukabumi dan Indonesia secara umum,” pungkasnya. (Rus).

























