SUKABUMITIMES.COM – Bencana longsor yang menutup akses utama menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, memaksa warga dan aparat kepolisian bergerak cepat.
Tanpa menunggu lama, Polsek Simpenan bersama masyarakat membuka jalur darurat agar aktivitas warga tetap berjalan. Longsor terjadi di Kedusunan Cisaat, tepatnya di perbatasan Kampung Cisaat dan Kampung Ciporekat.
Material longsoran berupa tanah, batu, dan pepohonan menutup badan jalan desa dengan ketinggian sekitar lima meter dan panjang kurang lebih 50 meter. Akibatnya, jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menanggapi kondisi tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sangrawayang Polsek Simpenan, Aiptu Endang Yusyanto, bersama warga setempat melaksanakan kerja bakti, mereka membuat jalan setapak sementara agar warga tetap bisa melintas, baik dengan berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor.
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Ketika akses utama terputus, yang terpenting adalah bagaimana masyarakat tetap bisa beraktivitas. Jalan setapak ini menjadi solusi sementara sambil menunggu penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan polisi di lokasi kerja bakti juga bertujuan memastikan kegiatan berjalan aman serta mempererat sinergi antara aparat dan warga.
“Kegiatan gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi situasi darurat,” tuturnya.
Saat ini, lanjut AKP Bayu, akses darurat tersebut sudah bisa dimanfaatkan warga Kampung Ciporekat untuk kebutuhan sehari-hari.
“Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pembersihan material longsor dan perbaikan jalan secara permanen agar mobilitas kembali normal,” tandasnya. (stm)



























