Keluarga Agnes: Hentikan Spekulasi Liar, Korban Meninggal karena Mengidap TBC Akut 

SUKABUMITIMES.COM – Misteri kematian perempuan muda yang ditemukan dalam kondisi membusuk di sebuah kamar kos di Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, resmi terungkap.

‎Korban diketahui bernama Agnes Nadila atau Anes (22), warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

‎Pihak keluarga menegaskan bahwa Agnes meninggal dunia akibat penyakit Tuberkulosis (TBC) akut, bukan karena faktor lain sebagaimana beredar di masyarakat.

‎Kepastian ini disampaikan paman korban, Safari Gunawan (46), ketika ditemui di kediamannya di Kampung Empang Raya, Palabuhanratu, Minggu (7/12/2025).

‎“Benar, itu keponakan saya. Usianya 22 tahun, yatim piatu dan anak tunggal,” ujarnya lirih.

‎Safari mengatakan Agnes memiliki riwayat TBC dan kondisinya memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Kontak terakhir dengan keluarga terjadi pada 30 November 2025.

‎Saat itu Agnes mengeluh sakit serta mengalami pembengkakan pada kaki. Keluarga sebenarnya sudah meminta Agnes pulang untuk menjalani pengobatan selama enam bulan, namun tidak ada respons.

‎Riwayat hidup Agnes juga penuh dinamika. Sejak kecil ia dibesarkan neneknya di Cisolok hingga kelas 2 SMA, kemudian pindah ke Palabuhanratu setelah neneknya meninggal.

‎Ia sempat bekerja di sektor perbankan, kemudian berpindah ke tempat karaoke meski hanya beberapa hari. Berdasarkan laporan medis, korban diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.

‎Hal itu selaras dengan keterangan saksi yang terakhir melihat Agnes pada 1 Desember 2025 saat ia memberikan makanan kepada penjaga kos.

‎Karena penyebab kematian dinilai jelas dan tidak terdapat indikasi lain, pihak keluarga menolak autopsi.

‎Jenazah kemudian langsung dibawa pulang dan dimakamkan di TPU Batusapi, Palabuhanratu, pada Minggu siang.

‎“Kami sudah ikhlas. Riwayat sakitnya jelas, laporan RT juga mendukung. Tidak ada kecurigaan,” tegas Safari. (uml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *