Pohon Besar Tumbang di Jalan Bagbagan – Mekarsari Sukabumi, Jalan Lumpuh Total Lebih Dua Jam

SUKABUMITIMES.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan pada Kamis (4/12/2025) sore hingga malam kemarin memicu insiden pohon tumbang di ruas jalan Bagbagan – Mekarasih, tepatnya di Kampung Cibubuay, Desa Cidadap, Kabupaten Sukabumi.

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat tertutup total selama lebih dari satu hingga dua jam. Hal tersebut disampaikan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, adanya insiden tersebut. Menurutnya, dampak cuaca ekstrem dengan hujan berintensitas tinggi menjadi penyebab utama tumbangnya pohon berukuran besar itu.

“Betul, telah terjadi cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa jalan kabupaten di ruas Bagbagan–Mekarasih tadi malam,” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (5/12/2025) pagi oleh Sukabumitimes.com.

“Kalau pohon jenis albasiya dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter 200 sentimeter tumbang dan menutup seluruh badan jalan,” imbuhnya.

Insiden terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu, kata Dandi lagi, berdampak akibat besarnya ukuran pohon membuat akses kendaraan dari kedua arah berhenti total. Sejumlah warga yang hendak melintas terpaksa menunggu hingga proses evakuasi dilakukan.

“Akibat kejadian ini, aktivitas dan mobilisasi warga sempat terhambat karena jalan betul-betul tertutup,” tambah Dandi.

Lebih lanjut, Dandi menegaskan, setelah adanya informasi tersebut Tim P2BK Simpenan bersama Pemerintah Desa, RT/RW, dan masyarakat langsung bergerak ke lokasi. Proses pemotongan batang pohon berlangsung di tengah hujan ringan yang masih mengguyur kawasan tersebut.

“Dengan bantuan gergaji mesin (chainsaw), petugas berhasil mengevakuasi pohon tumbang, sehingga arus lalu lintas kembali normal,” terangnya.

“Alhamdulillah pohon sudah berhasil dievakuasi dan jalan kembali bisa dilalui. Untuk jalur listrik, saat ini masih dalam proses perbaikan,” kata Dandi.

Memasuki puncak musim penghujan, Dandi mengimbau warga di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada dan segera melapor jika terjadi pergerakan tanah, ancaman pohon tumbang, atau potensi bahaya lainnya.

“Kami sudah melakukan pendataan dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa. Masyarakat kami imbau tetap berhati-hati karena cuaca beberapa hari ke depan masih berpotensi ekstrem,” ujarnya.

“Penanganan pohon tumbang melibatkan sejumlah unsur, pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, P2BK Simpenan, Satpol PP, Pemerintah Desa Cidadap, RT/RW, Masyarakat sekitar,” tutupnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *