SUKABUMITIMES.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Sukabumi sejak dari siang hari sekitar pukul 13.00 WIB hingga sore hari telah menyebabkan terjadinya kejadian banjir limpasan, pohon tumbang dan longsor di sejumlah titik.
Berdasarkan data yang berhasil kumpulkan sukabumitimes.com dari laporan sementara kejadian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi pada Kamis, (4/12/2025) hingga pukul 18.30 WIB sebanyak 21 titik kejadian tersebar di wilayah kota Sukabumi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi Yosep Sabaruddin membenarkan bahwa hujan lebat yang terjadi sejak siang hingga sore hari menyebabkan sebagai 21 titik kejadian.
“Benar, ada 21 titik kejadian di wilayah kota Sukabumi akibat hujan lebat,” ujar Kalak Yosep kepada sukabumitimes.com pada Kamis (4/12/2025).
Adapun kejadian tersebut berupa banjir limpasan, longsor, tanggul saluran irigasi jebol, maupun pohon tumbang.
“Adapun penyebabnya antara lain intensitas curah hujan yg cukup tinggi, sumbangan dari hulu utara kota Sukabumi dengan debit air yg cukup besar, drainase banyak yang tidak berfungsi,” ungkap Yosep.
Kemudian, banyaknya aliran yang mengalami alih fungsi, serta penyempitan, beberapa titik yang mengalami pendangkalan serta banyak material sampah.
“Untuk itu perlu adanya revitalisasi aliran sungai,” tandasnya.
Setelah mendapat laporan adanya kejadian tersebut, lanjut Kalak Yosep Sabaruddin, pihaknya langsung mengerahkan personel BPDB untuk langsung terjun kelapangan.
“Personil BPBD hampir semua turun ke lapangan, termasuk unsur pimpinan mengingat titik lokasi bencana lumayan banyak dan tersebar sementara 20 titik lokasi bencana,” ujarnya.
Langkah selanjutnya, BPBD berupaya mengevakuasi material penyebab serta material yang terdampak di warga serta berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk mencari solusi.
“Adanya kejadian seperti ini yang sering kali terjadi, ada beberapa solusi yang bisa dilakukan, yakni perlunya pengertian bangunan liar (bangli) dan alih fungsi lahan, bantaran sungai serta drainase perlu dilakukan pengerukan yang mengalami pendangkalan,” pungkasnya.
Data titik kejadian berdasarkan laporan sementara dari BPBD Kota Sukabumi hingga pukul 18.30 WIB adalah:
- Longsor – RW 02 Kelurahan Dayeuh Luhur Kecamatan Warudoyong
- Banjir Limpasan – Jl Dwikora RT 06 RW 01 Kelurahan Warudoyong Kecamatan Warudoyong
- Banjir Limpasan – GOR Lamping RT 04/05 Kelurahan Gedongpanjang Kecamatan Citamiang
- Banjir Limpasan – Jl.Letda T asmita Kelurahan.Gedongpanjang
- Pohon Tumbang – Jl. Lingkar Selatan RT 02/02 Kelurahan Cibeureum Hilir
- Banjir Limpasan – Kp.Lembur Cukang RT 01 RW 03 Kelurahan Cipanengah
- Banjir limpasan – Jl. KAC Joglo Buper Kelurahan Cikundul
- Banjir Limpasan – Pangkalan RW 06 Kelurahan Sudajaya Hilir kecamatan Baros
- Banjir Limpasan – Jl Limusnunggal RT 02/03 Kelurahan Limusnunggal
- Banjir limpasan – Jl Merdeka kp. Pangkalan RT 03 & 04 RW 06 Kelurahan Cipanengah
- Banjir Limpasan – RT 01 RW 07 Kelurahan Jayamekar
- Banjir limpasan – Lio Santa RT 04 RW 01 (dkt SMP 8 pertigaan Santa Sea Waterpark) Kelurahan Gedongpanjang
- Pohon Tumbang – Bojongloa wetan RT 02 RW 08 Kelurahan Situmekar
- Banjir Limpasan – RT 02 RW 07 Kelurahan Babakan
- Banjir Limpasan – Jl.Merdeka – Tespong RT 07 RW 01 Kelurahan Jayamekar
- Banjir limpasan – Jl. Parigi RT 4 RW 4 Kelurahan Situmekar
- Banjir limpasan – Kp . Tegal Lega RW 17/19 Kelurahan Lembursitu.
- Banjir limpasan – RT 02 RW 08 Kelurahan Limusnunggal
- Trotoar amblas – Jl. Taman bahagia Kelurahan Benteng
- Saluran irigasi jebol – RT 03 Rw 14 Kelurahan Lembursitu
- 21. Bendungan jebol – Kp. Warong Kalapa RW 01 Kelurahan Lembursitu. (sya)





























