Tim Monev Kecamatan Cikole Pastikan Pelaksanaan P2RW Berjalan Lancar 

SUKABUMITIMES.COM – Pemerintah Kecamatan Cikole Kota Sukabumi menegaskan pentingnya peningkatan pemahaman para ketua RT dan RW terkait pelaksanaan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW). Komitmen tersebut disampaikan Camat Cikole, Caesar Anwar, saat membuka kegiatan penguatan kapasitas RT/RW di Aula Plaza Slamet, Kamis (20/11/2026).

Dalam sambutannya, Caesar menekankan bahwa pelaksanaan P2RW tahun ini berbeda dibanding tahun sebelumnya. Perubahan tersebut disebabkan adanya penegasan dari Wali Kota Sukabumi mengenai enam item prioritas yang wajib dilaksanakan. Enam fokus itu mencakup perbaikan jalan lingkungan, drainase, sarana peribadatan, posyandu, penanggulangan sampah, serta kebutuhan lingkungan lainnya yang dianggap mendesak.

“Alhamdulillah P2RW tahun ini tetap berjalan. Terima kasih kepada Pak Wali Kota yang terus mendukung. Kami di kecamatan selalu menekankan agar setiap RT dan RW menjalankan program sesuai jalurnya. Jangan sampai kegiatan yang diharapkan pimpinan tidak berjalan dengan baik,” ujar Caesar.

Ia menegaskan bahwa Kecamatan Cikole telah membentuk tim pas monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan pelaksanaan P2RW berjalan optimal. Sementara itu, khusus Kelurahan Kebonjati, monitoring akan dilakukan dalam minggu ini.

Pada kesempatan yang sama, Lurah Kebon Jati, Yunan Ananda, menjelaskan bahwa pelaksanaan pemberdayaan di wilayahnya sempat tertunda akibat rotasi internal. Namun, pihaknya kini mulai mengejar ketertinggalan mengingat waktu persiapan pra-musrenbang semakin dekat.

“Masih banyak PR yang tertunda, tapi hari ini kami melaksanakan kembali kegiatan pemberdayaan. Dua kegiatan sudah berjalan: posyandu dan P2RW. Dari enam item P2RW, kalau salah satunya tidak dilaksanakan, ada kemungkinan terkena sanksi. Tapi tentu disesuaikan dengan kebutuhan wilayah agar manfaatnya dirasakan warga,” jelas Yunan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan pemberdayaan hari ini diikuti 10 RW dan 55 RT di Kebonjati. Yunan mengingatkan para ketua RT/RW untuk memastikan setiap program dilaksanakan sesuai aturan dan mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.

“Jika ada hal yang belum dipahami, segera koordinasikan dengan koordinator wilayah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Semua harus dimusyawarahkan agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap Program P2RW di Kecamatan Cikole dapat berjalan “sukses tanpa ekses”, memberikan manfaat nyata, dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan lingkungan. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *